LANGIT7.ID - , Jakarta - Kabar duka terkait hilangnya anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,
Emmeril Kahn Mumtadz atau akrab disapa Eril masih menyelimuti masyarakat Indonesia. Diketahui, Eril hilang saat berenang di
Sungai Aare, Bern, Swiss sejak Kamis, (26/5/2022) dan masih belum ditemukan hingga sekarang.
Baca juga: Ridwan Kamil: Wahai Sungai Aare, Bahagiakan Dia dalam KeindahanmuSiapa sangka, sungai yang dianggap tenang dan indah justru merenggut nyawa putra tercinta. Kendati demikian, keluarga dari Ridwan Kamil telah mengikhlaskan kepergian putra sulung mereka menghadap sang Maha Kuasa.
Tak hanya Eril, Sungai Aere ternyata telah menenggelamkan banyak orang. Menurut Duta Besar Indonesia untuk Swiss, Muliaman D Hadad, setidaknya ada 10 hingga 20 kasus serupa terjadi di Sungai Aare dalam waktu setahun.
Melansir dari The Local, Sabtu (4/6/2022) pada Agustus 2015, seorang wanita asal
Swiss (29) dan satu warga Spanyol (34) dikabarkan tenggelam di Sungai Aare. Menurut laporan berita lokal, keduanya tenggelam karena terjatuh dari perahu karet yang menabrak tiang jembatan kayu.
Kedua wanita itu ditemukan berkat bantuan tim arung jeram dan warga yang sedang lewat. Menurut polisi setempat, korban teridentifikasi sudah tenggelam dalam waktu yang cukup lama.
Baca juga: 4 Fakta Terbaru Pencarian Anak Ridwan Kamil di Sungai AareJuru Bicara Polisi, Alice Späh mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan, kedua korban dilaporkan tak mengenakan jaket pelampung.
"Tapi itu bukan kewajiban dengan perahu semacam ini (untuk membawa pelampung)" tuturnya.
Namun nahas kedua korban tak terselamatkan karena tenggelam di titik yang dikenal warga setempat tenang tapi berombak di Sungai Aare.
(est)