LANGIT7.ID, Jakarta - Sebagian wilayah Indonesia hingga kini masih diselimuti musim hujan. Akibatnya, banyak wilayah perairan yang naik sehingga menimbulkan
banjir rob di sejumlah wilayah.
Salah satunya banjir rob ekstrem melanda Semarang dan beberapa daerah lain di pantai utara Jawa Tengah. Hal ini mengingatkan ancaman efek siklus nodal bulan yang terjadi setiap 18,6 tahun sekali.
Baca Juga: Tim SAR Optimistis Perubahan Cuaca Beri Kabar Baik Pencarian ErilPeneliti di Pusat Riset Antariksa,
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin mengatakan siklus nodal bulan terjadi ketika posisi bulan dekat dengan ekuator yang berpotensi menimbulkan pasang maksimum. "Itu berpotensi menimbulkan pasang maksimum. Jadi sekitar tahun 2034, itu adalah puncak dari siklus nodal yang berpotensi meningkatkan banjir rob pasang," ujarnya dalam webinar 'Banjir Rob di Musim Kemarau', dikutip Langit7.id, Rabu (8/6/2022).
Siklus nodal bulan yang dapat memicu terjadinya banjir rob imerupakan dampak miringnya posisi bulan 5 derajat dari ekliptika. Hal itu menyebabkan air laut mengalami pasang maksimum.
Thomas mengatakan rob alias banjir pesisir atau atau
coastal flooding masih menjadi isu global. Selain efek siklus nodal, sebab utama terjadinya pasang maksimum air laut akibat faktor astronomis diferensial gravitasi bulan dan matahari. "Juga gelombang tinggi di pantai yang terpengaruh faktor angin dan gabungan keduanya," kata Thomas.
Baca Juga: Suhu Tinggi, Dirjen PHU Ingatkan Jemaah Haji Rutin Minum Air PutihSelain itu, gravitasi matahari juga memengaruhi pasang surut air laut di bumi dengan cara memperkuat dan memperlemah gravitasi bulan sehingga menimbulkan efek pasang surut laut. Efek gravitasi matahari yang memperkuat gravitasi bulan ini terjadi dua kali, yakni saat bulan baru dan bulan purnama.
Sedangkan pada bulan di fase perbani awal dan akhir justru sebaliknya, pelemahan pasang maksimum. "Di pantai yang landai atau yang tanahnya terus turun, pasang maksimum bisa menyebabkan banjir rob," ucap Thomas.
Baca Juga:
Ibadah Haji Berlangsung di Musim Panas, Suhu Mencapai 50 Derajat Celsius
Berkendara saat Musim Hujan, Cegah Aquaplanning dengan Cara Ini(asf)