Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 01 Agustus 2026
home lifestyle muslim detail berita

Berkendara saat Musim Hujan, Cegah Aquaplanning dengan Cara Ini

ummu hani Senin, 30 Mei 2022 - 17:43 WIB
Berkendara saat Musim Hujan, Cegah Aquaplanning dengan Cara Ini
Ilustrasi mengendarai sepeda motor saat musim hujan. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Kondisi cuaca akhir-akhi ini sedang mengalami musim pancaroba. Menjelang akhir Mei 2022, sejumlah wilayah di Indonesia diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras dalam durasi yang cukup lama.

Hal tersebut menyebabkan jalanan menjadi basah dan licin. Kondisi ini tentu membahayakan para pengguna jalan, terutama bagi para pengendara sepeda motor.

Baca Juga: Tak Ingin Berurusan dengan Hukum, Yuk Jaga Emosi Saat Berkendara

Adanya genangan air akibat lubang dijalanan berpotensi menyebabkan aquaplanning. Selain itu, kondisi pengendara yang kurang sigap melakukan pengereman juga berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan saat berkendara dalam kondisi hujan.

Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu menjelaskan aquaplanning merupakan salah satu kondisi slip akibat cengkraman ban berkurang. Hal ini disebabkan karena adanya lapisan film air yang berada diantara telapak ban dan permukaan jalan.

"Motor yang mengalami aquaplanning berpotensi kecelakaan dan kemungkinan akan membahayakan pengendara lainnya. Karena itu, pengemudi harus lebih memerhatikan beberapa hal sebelum berkendara," kata Jusri, dalam keterangan resminya kepada Langit7.id, Senin (30/5/2022).

Untuk menghindari aquaplanning, Jusri mengatakan ada sejumlah cara yang bisa dilakukan. Salah satunya seperti ketebalan ban tidak boleh kurang dari 2 hingga 4 mm dari Tread Wear Indikator (TWI). Selain itu, tekanan angin pada ban juga tidak boleh berlebih karena berpotensi slip ketika menerjang permukaan air.

Baca Juga: Tips Perawatan Motor Matic usai Bepergian Jarak Jauh

Menurutnya, kondisi aquaplanning pada motor lebih berbahaya daripada mobil. Sebab, jika ban depan mengalami slip keseimbangan akan sulit untuk dijaga.

"Karena itu, pengendara motor akan melewati genangan air maka harus mengurangi kecepatan. Dengan demikian kondisi aquaplanning dapat dihindari. Karena tidak ada lagi yang bisa lagi dilakukan jika ban depan mengalami slip," ujarnya.

Jusri menambahkan, jika semakin tinggi genangan air yang dilewati maka motor harus berhenti. Sebab, apabila pengendara nekat menerobos genangan air maka filter motor akan tergenang air dan bisa berpotensi mogok.

"Usahakan pengendara untuk tidak melewati genangan air setinggi foot step pada motor. Kemungkinan air akan mudah masuk keruangan filter," katanya.

Baca Juga:

Waspada Microsleep saat Berkendara, Ini Penyebab dan Pencegahannya

Terobos Genangan Air dan Banjir, Waspada Mobil Kena Water Hammer


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 01 Agustus 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:58
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan