Ibadah Haji Berlangsung di Musim Panas, Suhu Mencapai 50 Derajat Celsius
fajar adhityaSelasa, 31 Mei 2022 - 22:53 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) mengingatkan agar calon jamaah haji menjaga kesehatan dan kebugaran fisik. Selain masih dalam ancaman pandemi Covid-19, ibadah haji juga berlangsung dalam puncak musim panas.
"Saat ini kita melaksanakan ibadah haji di puncak musim panas. Kondisi saat ini berkisar 40 sampai 45 derajat celsius," kata Ketua Umum Amphuri, Firman M Nur dalam diskusi daring, Selasa (31/5/2022).
Firman mengatakan, dua atau tiga pekan kemudian cuacanya bisa semakin terik. Saat wukuf Arafah nanti bahkan bisa sampai 50 derajat celsius. "Perlu menjadi perhatian para jamaah untuk menjaga fisik dan stamina agar bisa melakukan semua tahapan haji dengan maksimal," lanjutnya.
Selain itu, Firman menuturkan otoritas haji Kerajaan Arab Saudi juga memberlakukan disiplin protokol kesehatan. Karenanya, selain menjaga fisik, jamaah juga perlu memperhatikan interaksi sosial baik sebelum berangkat maupun saat berada di tanah suci agar tidak tertular Covid-19.
"Saudi sangat berhati karena tahapan ini akan menentukan apakah tahun depan haji akan dilaksanakan dengan kuota normal. Jadi mari jamaah yang berangkat disiplin prokes, menjaga kesehatan tubuh dan stamina," tuturnya.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.