Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 24 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Bedah Bisnis Apple, Produk Mahal tapi Banyak Peminat

mahmuda attar hussein Kamis, 09 Juni 2022 - 12:25 WIB
Bedah Bisnis Apple, Produk Mahal tapi Banyak Peminat
Produk Apple yang beredar di pasaran. (Foto: Pixabay).
LANGIT7.ID, Jakarta - Produk keluaran Apple dikenal cukup mahal dan eksklusif. Namun, brand dengan gambar logo apel tergigit ini memiliki market besar dan sangat diminati konsumen.

Laporan firma riset Canalys menunjukkan, Apple menyumbang 22 persen dari pengiriman smartphone global pada kuartal IV 2021. Hal ini terjadi berkat permintaan yang kuat terhadap iPhone 13.

Berikut alasan kenapa produk Apple yang terkenal mahal ini justru banyak diminati dan bisa bersaing dengan produk lainnya.

Baca Juga: Kecam Invasi, Apple Setop Penjualan Produk di Rusia

1. Inovasi tiada henti

Pegiat dan konsultan bisnis, Dewa Eka Prayoga menyebutkan, produk Apple kaya akan inovasi. Itulah yang menjadikannya terus mendapat perhatian, baik bagi pengguna maupun kompetitornya.

"Ada macbook dengan berbagai tipe, seri, dan desain, iphone, ipad, apple watch, dan lainnya. Inovasi ini tidak pernah berhenti dilakukan Apple," kata dia dalam kutipan videonya, Rabu (8/6/2022).

Seperti yang disebutkan Steve Jobs sebagai pendirinya "Think Different". Sehingga, Apple terus menciptakan sesuatu yang berbeda tanpa henti.

"Pelajarannya, pelaku bisnis juga harus bisa melakukan atau membuat sesuatu yang berbeda dan punya nilai. Jika tidak berinovasi, bisnis dipastikan bisa mati," ujarnya.

2. Blue Ocean strategy

Blue Ocean strategy adalah strategi yang menekankan perusahaan untuk tidak memenangkan persaingan dengan cara head to head dengan kompetitor. Dengan kata lain, Blue Ocean strategy adalah strategi melepaskan diri dari kondisi Red Ocean.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Dewa ini, produk Apple dijual dengan menggunakan konsep Blue Ocean strategy. Hal itu tercermin dari berbagai aksesoris pendukung produk utamanya.

"Seperti charger, di mana Apple menjual antara adaptor dan kabel secara terpisah. Mereka juga membuat kondisi di mana produknya hanya bisa terkoneksi satu sama lain, iphone dengan macbook, dan sulit terkoneksi dengan windows," katanya.

Menurutnya, untuk bisa menerapkan konsep Blue Ocean strategy perlu melakukan edukasi market besar-besaran. Sehingga diperlukan persiapan matang dan mendalam, bila perlu menggunakan konsultan bisnis.

3. Fokus niche market

Niche market di sini artinya berfokus pada target pasar yang lebih spesifik dalam kegiatan bisnis. Di mana Apple diketahui hanya mendapatkan 11 persen untuk market share.

"Hanya dengan 11 persen itu, dia mampu menguasai 51 persen pendapatan ponsel global," ungkapnya.

Hal itu dikarenakan produk Apple yang konsisten untuk fokus dalam segmentasi pasar gadget, komputer, dan entertain. Artinya untuk bisa mendapatkan profit besar, bisnis harus berfokus pada satu hal utama, yaitu menyasar niche market.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 24 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)