LANGIT7.ID, Jakarta - Masyarakat Arab terkenal amat membanggakan dan menjaga nasab atau silsilah keluarga. Nasab seolah sudah menjadi bagian dari tradisi dan budaya mereka. Bahkan, anak kecil berumur 5-7 tahun bisa mengetahui kakeknya yang hidup ratusan tahun lalu.
“Bahkan, orang Arab masih tau nasabnya yang tersambung sampai ke Nabi Ismail,” kata Fouly, content creator asal Mesir, dikutip Kamis (9/6/2022).
Fouly menjelaskan, Arab dibagi menjadi tiga Jenis. Pertama, Arab Ba’idah yakni Arab yang pernah ada tapi sudah musnah, di antaranya Kaum Aad dan Kaum Tsamud). Kedua, Arab ‘Aribah yaitu Arab yang tinggal di selatan Jazirah Arab yakni Yaman. Ketiga, Arab Musta’ribah yakni Arab keturunan Nabi Ismail yang tinggal di utara Jazirah Arab seperti Arab Saudi, Kuwait, dan Qatar.
Baca Juga: Masa Pertumbuhan Rasulullah Sebagai Model Pendidikan Anak
Dalam bagan silsilah nasab Nabi Muhammad SAW akan didapati salah satu cucu Nabi Ismail AS bernama Adnan. Adnan lalu punya anak bernama Ma’ad, Nizar, hingga Mudhar. Terus sampai hingga nasab tersebut sampai ke Fihr.
“Fihr memiliki gelar Quraisy. Dari sini muncul suku Bani Quraisy. Salah satu cucu Fihr adalah Hasyim. Hasyim punya anak bernama Abdul Muthalib, yang merupakan kakek Nabi Muhammad SAW,” kata Fouly.
Semua keturunan Fihr adalah suku Quraisy. Semua orang yang memiliki silsilah terhubung ke Fihr adalah suku Quraisy. Lalu, apakah Suku Quraisy masih ada sampai sekarang?.
Suku Quraisy masih ada sampai sekarang. Mereka semua muslim. Bahkan, mereka bangga karena merupakan suku Rasulullah. Para Habaib di seluruh dunia juga merupakan suku Quraisy, karena mereka keturunan Hasyim, Kakek Rasulullah SAW.
Baca Juga: Ar-Rahiqul Makhtum, Rekomendasi Sirah Nabawiyah Terbaik untuk Pemula
Sekarang, Suku Quraisy tinggal di beberapa daerah di Mekkah. Tapi mayoritas mereka tinggal di Kota Altaif. Tapi sayang, rumah dan tanah mereka diambil oleh Kerajaan Arab Saudi yang tidak termasuk Suku Quraisy.
"Jadi, mereka mending pindah ke Altaif saja,” kata Fouly.
(jqf)