LANGIT7.ID - , Jakarta - Penyanyi
Justin Biebier mengumumkan, dirinya menghentikan sementara serangkaian konser turnya di beberapa negara. Hal ini disebabkan karena kondisi kesehatannya yang memburuk.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Justin mengatakan, dirinya sedang menderita sindrom Ramsay Hunt yang menyebabkan separuh wajahnya menjadi lumpuh. Lantas apa itu sindrom
Ramsay Hunt?
Baca juga: Influencer Keroyokan Jual Tiket Konser Justin Bieber, Segini Harganya"Saya ingin memberitahu kalian apa yang sedang terjadi. Jelas, seperti apa yang kalian lihat wajah saya, saya mengalami
sindrom Ramsay Hunt. Dan ini berasal dari virus yang menyerang saraf di telinga dan wajah. Sehigga membuat wajah saya lumpuh," kata Justin Bieber dalam video unggahannya di akun instagram peribadinya @justinbieber, dikutip Senin (13/6/2022).
Amit Kochhar, otolaryngologist (THT) dan direktur Program Gangguan Saraf Wajah di Pacific Neuroscience Institute di Pusat Kesehatan Providence Saint John, Santa Monica, California, menjelaskan, sindrom Ramsay Hunt merupakan penyakit yang cukup langka.
"Sindrom Ramsay Hunt adalah penyebab paling umum kedua kelumpuhan wajah perifer atraumatik, setelah Bell's Palsy, tetapi sedikit lebih parah. Namun, itu hanya terjadi pada sekitar lima dari 100.000 orang," katanya melansir dari People, Senin (13/6/2022).
Sindrom Ramsay Hunt disebabkan oleh reaktivasi virus herpes zoster di wajah sehingga membuat penderita cacar air rentan terhadap virus varicella-zostar sejak kecil.
Lebih lanjut, Amit menjelaskan, Ramsay Hunt juga disebabkan oleh stres tinggi atau imunosupresi, serta obat imunosupresan atau kondisi lain yang mendasarinya. Sayangnya, tubuh manusia tidak bisa melawan infeksi sindrom Ramsay Hunt.
Baca juga: Penyebab Sindrom Fomo, Berawal dari Ketergantungan Media SosialMenurut Amit, kelumpuhan wajah yang dialami Justin disebabkan saraf yang berasal dari otak dan berjalan melalui "terowongan" tulang. Saraf itu melumpuhkan wajah sehingga penderita tak mampu berekspresi.
Namun ketika meradang, saraf mengembang dan tulang tidak bergerak.
"Efek samping lainnya termasuk gangguan pendengaran, vertigo parah dan ruam atau lecet yang terjadi di telinga atau pipi. Sakit kepala dan muntah juga sering terjadi," ucap Amit.
Kendati demikian, Ramsay Hunt dapat diobati dengan steroid dosis tinggi dan antivirus, yang dapat dikonsumsi secara oral di rumah. Namun kasus yang lebih parah, pasien akan dirawat di rumah sakit.
(est)