Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home global news detail berita

Tak Ada Larangan Hukum Berkendara Motor Pakai Sandal Jepit, Tapi..

fajar adhitya Jum'at, 17 Juni 2022 - 20:06 WIB
Tak Ada Larangan Hukum Berkendara Motor Pakai Sandal Jepit, Tapi..
Ilustrasi pengendara sepeda motor memakai sendal jepit. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Korlantas Polri mengimbau pengendara sepeda motor tidak memakai sandal jepit. Dari aspek legal formal, bermotor memakai sandal jepit belum ada aturan hukumnya.

Pemerhati masalah transportasi dan hukum, Budiyanto mengatakan, meski tak ada aturan hukumnya, imbauan itu sebaiknya ditaati. Sebab, bersepeda motor memiliki risiko tersendiri terhadap keselamatan. "Perlengkapan pengendara sepeda yang kurang memberikan perlindungan kaki secara maksimal adalah menggunakan sandal jepit," ujarnya melalui pesan singkat, Jumat (17/6/2022).

Baca Juga: Dinilai Kurang Aman, Polri Imbau Pengendara Motor Tak Pakai Sendal Jepit

Budiyanto menjelaskan, berkendara dengan sepeda motor akan bersentuhan dengan aspal. Kemungkinan adanya percikan api, mesin panas dan sebagaimya dapat berisiko pada kulit kaki.

"Hal itu berpotensi membuat kulit terkelupas atau melepuh dan sebagainya. Sehingga diperlukan perlindungan kaki yang dapat memberikan perlindungan," kata Budiyanto.

Dia menambahkan, aspek lain adalah kaki berfungsi untuk mengendalikan kecepatan dengan menginjak rem. "Menggunakan sandal jepit pada saat menginjak rem bisa tidak efektif atau terpeleset sehingga rem tidak bekerja maksimal," ucapnya.

Baca Juga:

Polisi Larang Naik Motor Pakai Sandal Jepit, Ini Alasannya

5 Bahaya Naik Motor Pakai Sendal Jepit, Rawan Sekali Celaka


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)