LANGIT7.ID, Jakarta - Sebanyak 3 pasien jemaah haji dipulangkan dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) setelah dinyatakan sembuh.
Tim dokter KKHI Makkah Sagiran Kromo Sukardi menyampaikan 3 pasien tersebut yakni 2 pasien yang sempat dirawat di bangsal rawat inap pria dan 1 pasien ICU KKHI Makkah.
Menurut Sagiran, salah satu pasien merupakan pasien yang menjalani operasi darurat hernia.
"Alhamdulillah tim bergerak cepat, operasi darurat langsung dilakukan. Alhamdulillah pasien sekarang sudah happy dan sudah bisa ibadah dan kembali ke kloter," ungkap Sagiran dikutip Senin (20/6/2022).
Baca juga: PPIH Imbau Jemaah Haji Indonesia Terapkan Protokol KesehatanDokter Spesialis Bedah Umum itu mengatakan bahwa setelah kembalinya ke kloter, kondisi pasien akan terus dipantau oleh Tenaga Kesehatan Haji (TKH) Kloter dan Sektor. Dia juga mengingatkaan pasien untuk melakukan kontrol ke rumah sakit setelah sekembalinya ke tanah air pasca Ibadah haji.
"Nanti sekembalinya ke tanah air harus dilakukan operasi yang betul betul menutup hernia tersebut dan emastikan kondisi kesehatan pasien," pesannya.
Sementara Dokter Spesialis Bedah Umum, RR Suzy Indharty mengatakan bahwa pasien yang dipulangkan kondisinya sudah baik dan bisa dilanjutkan dengan pemeriksaan rawat jalan.
"Sekarang bisa dilakukan rawat jalan sehingga pak kiai bisa optimal lakukan pendampingan pada jemaah haji di seksus," ungkap Suzy.
Salah satu pasien ICU KKHI Makkah, Suhendi mengaku dirinya puas dengan pelayanan kesehataan yang diberikan oleh KKHI Makkah. Baik dari sisi pelayanan kesehatan maupun pelayanan penunjang lainnya.
"Alhamdulillah pelayanan mulai dari IGD sangat baik, saya tidak perlu menunggu, langsung dilayani" terangnya.
Dia mengaku bahwa di ruangan tersebut mendapatkan pelayanan yang bukan hanya pelayanan kesehatan tapi juga pelayanan spiritual dia dapatkan.
"Tak hanya layanan kesehatan tapi pelayanan spiritual saya dapatkan di sini sehingga alhamdulillah sehat sampai hari ini dan sudah boleh pulang," ucapnya.
Suhendi menyatakan akan melaksanakan semua yang dipesankan oleh dokter, sampai bebar-benar sehat dan prima dalam menjalankan ibadah haji
"Saya kembali ke maktab, pesan dari dokter akan saya jalani, istirahat sementara tidak ada kegiatan yang terlalu menguras tenaga, bersiap untuk kegiatan haji," katanya.
Baca juga: Kasus Covid-19 di Arab Saudi Melonjak SignifikanData siskohatkes Kementerian Kesehatan menunjukkan, sampai dengan Minggu (19/6), dari 44. 856 jemaah haji indonesia yang sudah tiba di arab saudi, secara total sebanyak 14. 679 jemaah yang mendapatkan layanan rawat jalan baik di kloter, sektor, maupun KKHI.
Sementara sebanyak 124 jemaah haji mendapatkan layanan rawat inap. Dari jumlah tersebut, yang masih mendapatkan rawatan sampai saat ini sebanyak 29 jemaah, 18 jemaah di KKHI Madinah dan 11 jemaah di rawat KKHI Makkah. Sementara 1 pasien masih dirawat di RSAS Madinah dan 2 pasien di rawat di RSAS Makkah. Sementara jemaah haji wafat berjumlah 6 orang.
(sof)