LANGIT7.ID, Jakarta - Gempa besar berkekuatan magnitudo 6,1 yang terjadi di Afghanistan pada Rabu (22/6/2022) mengejutkan dunia. Diperkirakan korban jiwa mencapai lebih dari 1000 jiwa dan terjadi kehancuran infrastruktur yang cukup parah.
Melihat hal tersebut, Presiden NGO Indonesia Care, Lukman Azis Kurniawan mengucapkan duka cita mendalam dan berjanji akan bergandengan dengan sejumlah NGO di Indonesia untuk menggalang dukungan kemanusiaan dan kedermawanan bagi para korban.
Berdasarkan informasi yang didapat dari mitra Indonesia Care di Afghanistan, korban yang tertimpa reruntuhan dimungkinkan masih cukup banyak.
"Otoritas Afghanistan masih berjibaku untuk mencari korban di bawah reruntuhan, baik yang masih hidup atau meninggal dunia," jelas Lukman.
Baca Juga: Gempa Bumi Guncang Afghanistan, 280 Orang Dilaporkan Tewas
Indonesia Care memutuskan langsung membuka dompet donasi kemanusiaan di bank BSI dengan rekening 7000-555-292 an Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif dan Empati.
"Rencananya donasi yang terkumpul nanti akan disalurkan langsung ke lokasi melalui jaringan mitra Indonesia Care di Afghanistan untuk membantu penyiapan dapur-dapur umum, pelayanan kesehatan dan lain-lain bagi ribuan pengungsi," imbuhnya.
Untuk gempa afghanistan kali ini, tambah Lukman, Indonesia Care meluncurkan tagar #IndonesiaCareAfganistan.
Baca Juga: Anak Krakatau Naik Level, Indonesia Care Siagakan Relawan Pesisir
Dilansir dari
BBC, menurut laporan para saksi mata, guncangan gempa itu dirasakan di ibu kota
Afghanistan, Kabul, serta ibu kota Pakistan, Islamabad. Juru bicara pemerintah Afghanistan, Bilal Karimi menuturkan seluruh lembaga dan tim bantuan dikerahkan untuk menangani seluruh korban yang terkena gempa.
"Kami menyerukan lembaga-lembaga bantuan untuk memberikan bantuan segera kepada para korban gempa untuk mencegah bencana kemanusiaan," kata Bilal.
(jqf)