LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK) bersilaturahim dengan sejumlah duta besar dan perwakilan negara-negara sahabat. JK menyampaikan pesan kedamaian dari masjid di Indonesia.
Dalam sambutan berjudul “Peace Message from the Indonesian Mosques to the World” menandai Milad DMI ke-50, JK mengatakan berbagi pengalaman tentang bagaimana memimpin DMI. Organisasi kemasjidan yang memayungi 800 ribu lebih masjid di seluruh Indonesia.
PP DMI telah bekerja mempromosikan peran masjid memperbaiki sosio-ekonomi komunitas dengan visi “Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid”. Dalam kesempatan itu, JK juga membuka jalan meningkatkan kerja sama bagi kemakmuran masjid di seluruh dunia.
Baca Juga: Selain Arsitektur Megah, Ini Fasilitas Masjid At Thohir yang MenawanPrioritas yang diundang adalah duta besar negara anggota OKI dan ASEAN di Jakarta. Sementara, acara silaturahim merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Milad ke- 50 DMI dengan puncak acara pada tanggal 27 Juni 2022 di Gedung PP DMI, Jakarta, dan penyerahan DMI Award.
Sebagai rangkaian acara, PP DMI menyelenggarakan Musabaqah Azan pada 17 Juni 2022 di Masjid Istiqlal dan akan mengadakan konferensi Masyarakat Masjid ASEAN pada 20 Juli nanti.
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI ini mengatakan, Raja Salman dari Arab Saudi, yang pernah berkunjung ke Indonesia pada Maret 2018, terkejut mendengar kabar tentang jumlah masjid yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan jumlah yang besar, JK mengimbau kehadiran ribuan masjid dapat mendorong masyarakat agar menjadi lebih baik.
Menurut JK, di Indonesia berlaku lima hari kerja mulai Senin hingga Jumat dan dua hari libur, yakni Sabtu dan Ahad. Dampaknya shalat Jumat berlangsung pada hari kerja.
Baca Juga: Fakta-Fakta Payung Elektrik Masjid Nabawi, Jumlahnya Ratusan“Konsekuensinya masjid ada di mana-mana, di kantor, di sekolah, di SPBU. Ini berbeda dari negara-negara Islam lainnya yang pada setiap Jumat sebagai hari libur kerja,” ujarnya dalam siaran media yang diterima
Langit7.id Kamis (23/6/2022).
Selain itu, 90 persen masjid di Indonesia milik masyarakat sehingga independen. Hanya 10 persen yang jadi milik pemerintah.
Masjid-masjid itu menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti pelatihan bagi para juru dakwah (dai) dan para jamaahnya. JK mengajak masjid-masjid untuk dijadikan pusat pendidikan di samping pusat dakwah seperti Masjid Al Azhar di Kebayoran, Jakarta Selatan.
Di Jakarta sendiri terdapat enam ribu masjid. Suara azan dari masjid-masjid itu berkumandang pada saat bersamaan. Menurut JK, suara adzan dari masjid-masjid yang berdekatan harus diatur sedemikian rupa agar terdengar indah, syahdu, dan tidak saling bertabrakan.
“NTB (Nusa Tenggara Barat) juga memiliki jumlah masjid yang relatif banyak dan ada kotanya dijuluki seribu masjid. Perlu ada aturan tentang penataan speaker masjid yang baik,” ujarnya.
Baca Juga: Ada Pegawai Diduga Bertindak Asusila, Ini Peringatan Tegas Kemenag(zhd)