LANGIT7.ID - Masjid menjadi rumah ibadah bagi setiap muslim di dunia. Bukan hanya di negeri mayoritas muslim, di Eropa juga ada masjid-masjid megah.
Beberapa masjid bahkan termasuk masjid bersejarah. Sebagian besar dibangun pada era 1980-an, tapi ada pula yang telah dibangun sejak abad ke-13.
Nah, berikut ini masjid megah yang ada di Eropa Timur:
1. Masjid Lala Mustafa Pasha, Siprus
![Menjelajah ke 7 Masjid Megah di Eropa Timur dan Eropa Tengah]()
Jika dilihat dari bangunan, siapa sangka jika ia adalah Masjid. Sebelum menjadi Masjid Lala Mustafa Pasha, bangunan ini dikenal sebagai Katedral Saint Nicholas. Ini adalah bangunan abad pertengahan terbesar di Famagusta, Siprus Utara.
Dibangun pada 1298, lalu difungsikan sebagai katedral Kristen pada 1328. Katedral diubah menjadi masjid setelah Kesultanan Turki Utsmani menguasai Famagusta pada 1571. Ayasofya, demikian nama indah yang disematkan pada masjid itu.
Baca Juga: 7 Masjid Megah di Asia Tengah, dari Kazakhstan hingga Uzbekistan
Pada 1954, nama masjid ini diganti menjadi Lala Mustafa Pasha.
2. Masjid Gazi Husrev-beg, Bosnia
![Menjelajah ke 7 Masjid Megah di Eropa Timur dan Eropa Tengah]()
Masjid Gazi dibangun di Kota Sarajevo pada 1530 hingga 1531. Masjid ini dilengkapi dengan madrasah, maktab, pasar berkubah, dan tempat pemandian umum.
Masjid yang diwakafkan oleh Gubernur Ottoman Gazi Husrev Beg ini merupakan masjid pertama yang memiliki penerangan listrik pada 1898 selama Kekaisaran Austria-Hungaria.
Gaya arsitektur masjid ini dikebal dengan gaya Istanbul dengan ciri ruang yang kompleks dan multikubah.
3. Masjid Abu Bekr, Shkodër, Albania
![Menjelajah ke 7 Masjid Megah di Eropa Timur dan Eropa Tengah]()
Masjid Abu Bekr merupakan sebuah masjid di Kota Shkodr, Kabupetan Shkodër, Albania. Masjid ini dirancang oleh Kesultanan Arstitektur ARC dan dibangun dari 1994 hingga 1995 di lokasi Masjid Fush ela lama, yang dihancurkan selama era komunis.
Masjid itu dibangun berkat dana yang disumbangkan pengusaha Saudi Sheikh Zamil Abdullah Al-Zamil. Hal ini dinamai Abu Bakar, khulafaur rasyidin pertama.4. Masjid Agung Constanta, Rumania.
4. Masjid Constanta, Rumania![Menjelajah ke 7 Masjid Megah di Eropa Timur dan Eropa Tengah]()
Masjid Agung Constanta atau Masjid Agung Konstantia dibangun sebagai simbol terimakasih kepada komunitas muslim di kota itu atas perintah Raja Carol I pada 1910.
Pembangunan masjid dimulai pada 24 Juni 1910 dan selesai pada 1912. Masjid ini disebut oleh komunitas Islam Constana sebagai Masjid Raja. Masjid ini dibangun dengan menjiplak rancangan Masjid Konieh (Konieh Mosque) di Anatolia, Turki.
Masjid ini kaya dengan lukisan dinding penghias interior dan dilengkapi dengan menara setinggi 50 meter. Dari atas menara ini dapat dilihat pemandangan indah pelabuhan kota Costanta.
5. Masjid Dzhumaya, Plovdiv, Bulgaria
![Menjelajah ke 7 Masjid Megah di Eropa Timur dan Eropa Tengah]()
Masjid Dzhumaya bergaya arsitektur Turki. Dalam bahasa Turki, masjid ini bernama Hüdavendigâr Camii atau Cuma Camii. Masjid ini terletak di pusat Plovdiv.
Masjid ini dibangun pada 1363 dan selesai dibangun pada 1364. Hampir sama dengan masjid di Eropa, masjid ini bekas Geraja Katedral. Masjid ini dibangun dengan mengubah Gereja Katedral Sveta Petka Tarnovska setelah penaklukan Plovdiv oleh tentara Ottoman.
6. Masjid Raya Zagreb, Zagreb, Kroasia
![Menjelajah ke 7 Masjid Megah di Eropa Timur dan Eropa Tengah]()
Masjid Zagreb tak hanya memiliki tujuan fungsional, tapi juga menjadi cerminan keindahan arsitektur, sehingga menjadi kebanggaan muslim Kroasia.
Masjid Raya Zagreb yang berlokasi di ibu kota Kroasia memiliki penampakan tidak seperti masjid biasanya. Keunikan masjid ini terletak pada bentuk kubah yang seolah-olah terpotong menjadi tiga. Lalu, dua dari tiga Kubah itu seperti merosot ke bawah atau tepat ke Arah mihrab.
Zagreb merupakan masjid terbesar di Kroasia. Pembangunan masjid sudah dimulai pada 1981 dan selesai pada 1987.
7. Masjid Havadza Durak, Bosnia
![Menjelajah ke 7 Masjid Megah di Eropa Timur dan Eropa Tengah]()
Masjid Havadza Durak sering disebut Masjid Bascarsija. Terletak di alun-alun pusat perdagangan Bascarsija, Sarajevo. Tidak diketahui kapan tepatnya masjid itu dibangun.
Baca Juga: Masjid Ekstrem di Dunia, dari Ketinggian 3.200 Mdpl hingga Tertanam di Perut BumiNamun, sebuah manuskrip 1528 menyebutkan, seuah lingkungan di sekitar Masjid Havadza Durak. Sehingga, masjid tersebut seharusnya diobangun sebelum tahun itu.
Masjid ini dibangun oleh Havadza Durak dengan satu kubah utama dan sebuah kubah terbuka ditutupi kubah yang lebih kecil. Terdapat pula menara batu yang berdekatan.
Masjid itu rusak para pada perang terakhir 1992-1995. Setelah mengalami rekonstruksi besar, masjid ini dinobatkan sebagai Monumen Nasional Bosnia dan Herzegovina pada 2006.
(jqf)