LANGIT7.ID, Jakarta - Tim kesehatan haji membagikan masker kepada
jemaah agar mereka lebih mewaspadai penularan Covid-19. Sebab protokol kesehatan tetap harus dijalani di Arab Saudi.
"Selama menyusuri terminal Syib Amir sampai ke pintu Marwah, kami dapati banyak jemaah yang tidak memakai masker," kata Tim Kesehatan Seksus Harom, dr Yasin Lukman Hakim, Ahad (26/6/2022).
Menurut dia terminal Syib Amir adalah yang paling sering dilewati jemaah haji Indonesia menuju Masjidil Haram. Namun, kebanyakan mereka didapati berjalan tanpa mengenakan masker.
Baca Juga: Jemaah Haji Lansia Diimbau Jangan Sampai Dehidrasi"Setiap jemaah yang kedapatan tidak menggunakan masker, langsung kita datangi dan diberikan masker," ujarnya.
Sementara itu Kepala Seksi Kesehatan Daker Makkah, dr Muhammad Imran menyebutkan, memakai masker merupakan ikhtiar bersama antara petugas dan jemaah haji.
"Jadi agar jangan sampai jemaah kita mengalami infeksi (tertular Covid-19) sehingga harus isolasi. Nah ini kan juga bisa menghambat aktivitas lainnya," kata Imran.
Selain mengedukasi jemaah, tim kesehatan juga menjalankan tugas dengan melakukan deteksi dini. Termasuk tindakan kegawatdaruratan jika ditemukan adanya jemaah membutuhkan pertolongan medis.
"Di masa tugas kami sering temukan jemaah yang kelelahan. Salah satu yang kami temukan ternyata memiliki riwayat penyakit jantung," ungkapnya.
Jemaah diberikan edukasi agar tidak memaksakan diri untuk beribadah ke Masjidil Haram. Apalagi, masih ada rangkaian ibadah wajib yang harus dijalani di puncak haji nanti.
"Dengan dia berjalan jauh itu akan membuat kerja dan beban jantung meningkat. Sehingga bisa membahayakan kesehatan terutama pada orang dengan riwayat penyakit jantung," katanya.
(bal)