Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home masjid detail berita

Syarat Berkurban dengan Cara Utang, Punya Penghasilan Tetap

mahmuda attar hussein Senin, 27 Juni 2022 - 06:55 WIB
Syarat Berkurban dengan Cara Utang, Punya Penghasilan Tetap
Syarat Berkurban dengan Cara Utang, Punya Penghasilan Tetap. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Ada syarat berkurban dengan cara utang, di antaranya orang tersebut memiliki penghasilan tetap. Selain itu dia bisa menyisihkan uang untuk membayarnya.

Kurban merupakan ibadah yang hanya dapat dilakukan sekali dalam setahun. Perintah ibadah kurban diperuntukan bagi mereka yang mampu dan memiliki kelebihan harta.

Pendakwah, Ustadz Zulfikarullah menjelaskan, bila mereka yang memiliki harta pas-pasan boleh saja berutang untuk berkurban.

"Syaratnya adalah orang tersebut yakin bisa melunasi utangnya karena ada penghasilan," kata Ustadz Zulfikar, Ahad (26/6/2022).

Baca Juga: Pergi Haji tapi Masih Punya Utang, Siapkan Wasiat

Dia pun mencontohkan, seseorang memiliki kebun yang luas namun saat pelaksanaan kurban belum waktunya panen. Bisa juga mereka yang punya pekerjaan, belum gajian.

"Dia punya sesuatu untuk melunasi utangnya, misal karena ada usaha atau pekerjaan, pendapat sebagian ulama itu dibolehkan," ujarnya.

Namun, Ustaz Zulfikarullah mengingatkan bagi orang yang tidak memiliki usaha atau pendapatannya tidak cukup, tidak dianjurkan berkurban dengan cara utang.

"Iya meskipun itu (berkurban) ibadah, tapi dia (yang tidak mampu bayar) tidak diperbolehkan melakukan itu. Para ulama mengingatkan apabila sudah punya utang, dahulukan membayarnya," ujar dia.

Ustadz Zulfikarullah menyarankan agar orang yang ingin berkurban namun penghasilannya pas-pasan, maka bisa menabung untuk kurban.

"Jadi sudah persiapan jauh-jauh hari, menyisihkan sebagian penghasilannya untuk nabung kurban," ujarnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)