LANGIT7.ID - , Jakarta - Memotong kuku dan mencukur rambut tidak diperbolehkan bagi yang ingin melakukan hewan kurban untuk
Idul Adha, benarkah?
Direktur Rumah Sehat (RS) Herba Center Ustadz Ahmad Fatahillah membenarkan hal tersebut. Menurut dia, untuk kesempurnaan ibadah akan lebih baik menunda memotong kuku dan rambut sebelum melakukan kurban.
Baca juga: Sunnah Potong Kuku di Hari Jumat, Begini Urutannya"Untuk kesempurnaan ibadah kurbannya, baiknya ditahan dulu
potong kuku dan rambutnya hingga hewan disembelih," ujar Ustadz Fatahillah kepada Langit7, Selasa (28/6/2022).
Dia melanjutkan, dasar ketentuan penyembelihan hewan kurban atau udhiyah untuk tidak
mencukur rambut atau memotong kuku, terdapat pada sabda Rasulullah SAW:
إِذَا رَأَيْتُمْ هِلاَلَ ذِي الحِجَّة وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّّيَ فَلْيُمْسِكْ عَنْ شَعْرِهِ وَأَظْفَارِهِ
"Bila kalian melihat hilal bulan Dzulhijjah dan seseorang di antara kalian ingin berqurban, maka jagalah rambut dan kuku-kukunya". (HR. Muslim).
Lantas, bagaimana bila pengkurban lupa menjaga rambut dan kuku sebelum kurban?
Nabi Muhammad SAW tidak menjelaskan mengapa seseorang tidak boleh memotongnya, tetapi para ulama telah menjelaskan bahwa tidak memotong kuku dan memotong rambut di hari-hari awal
Dzulhijjah adalah bagian dari kurban pada Idul Adha.
Sebagai umat Islam, merupakan suatu kewajiban untuk mengikuti perintah
Nabi Muhammad SAW. Dalam hadis lain, Nabi Muhammad SAW bersabda:
Baca juga: 7 Amalan Sunnah Hari Jumat, Pakai Outfit Terbaik Hingga Potong Kuku“Barangsiapa yang memiliki hewan untuk disembelih, begitu bulan Dzulhijjah diumumkan, dia tidak boleh memotong rambutnya atau memotong kukunya sampai dia menyembelih (hewan itu).” (Muslim).
(est)