LANGIT7.ID - Rasulullah SAW menyebut hari Jumat sebagai sayyidul ayyam atau pemimpin hari-hari lainnya. Pada hari ini, Allah Ta’ala membuka pintu ampunan, mengabulkan doa, hingga ganjaran berlipat-ganda bagi setiap kebaikan.
“Hari terbaik yang terbit padanya matahari adalah hari Jumat. Sebab pada hari itu Allah Azza wa Jalla menciptakan Adam AS. Dia memasukkan Adam ke surga, pada hari itu ia diturunkan ke bumi, dan pada hari itu terjadi kiamat serta pada hari itu terdapat satu masa di mana tidak seorang pun berdoa kecuali Dia akan mengabulkan doa itu.” (HR Muslim).
Berikut 7 amalan sunnah pada hari Jumat yang dirangkum LANGIT7.ID dari berbagai sumber:
1. Membaca Surah Al-KahfiMembaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat memiliki banyak keutamaan. Di antaranya dapat melindungi seorang hamba dari fitnah Dajjal. Fitnah Dajjal sangat kejam dan dapat membawa seseorang kepada kesesatan dan neraka Jahanam.
“Barang siapa membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka Dajjal tidak bisa memudharatkannya.” (HR Dailami).
Selain itu, orang yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat akan mendapatkan cahaya penerang dari Allah Ta’ala. Dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, bahwa Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jumat.” HR Hakim dalam Al-Mustadrok).
Orang yang membaca Al-Kahfi pada hari Jumat juga akan mendapatkan ampunan dari Allah Ta’ala dan menghindarkan dari gangguan setan.
2. Memperbanyak Shalawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAWMembaca shalawat merupakan salah satu cara meluapkan kerinduan kepada Rasulullah SAW. Shalawat menjadi salah satu bentuk realisasi cinta kepada beliau.
“Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah shalawat kepadaku di dalamnya, karena shalawat kalian akan disampaikan kepadaku.”
Para sahabat bertanya, “Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan telah menjadi tanah?”
Nabi menjawab, “Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para nabi.” (HR Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa-i).
3. Pahala Sedekah Berlipat-GandaRasulullah SAW mengabarkan, pahala orang yang bersedekah pada hari Jumat akan dilipatgandakan. Bahkan Ibnu Qayyim mengatakan, keutamaan sedekah pada hari Jumat seperti keistimewaan bersedekah pada Ramadhan dibanding bulan-bulan lain.
Rasulullah SAW bersabda, “pahala sedekah berlipat ganda pada hari Jumat.”
Patut dicatat, sedekah tidak hanya berupa materi. “Sesungguhnya tiap-tiap tasbih adalah sedekah, tiap-tiap tahmid adalah sedekah, tiap-tiap tahlil adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, melarang daripada kemungkaran adalah sedekah, dan berhubungan badan dengan istri adalah sedekah.” (HR. Muslim).
4. Berdoa di Waktu MustajabRasulullah SAW tidak menyebut secara spesifik waktu paling mustajab doa dikabulkan pada hari Jumat. Beliau hanya memberikan isyarat waktu yang singkat. Salah satu tujuannya untuk memotivasi umat Islam memperbanyak doa pada hari ini.
Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW menyebut hari Jumat kemudian berkata, “Di hari Jumat itu terdapat satu waktu yang jika seorang muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.”
Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu. (HR Bukhari dan Muslim).
5. Memperbanyak DzikirHari Jumat merupakan hari spesial. Maka sudah sepatutnya umat Islam meninggalkan pekerjaan sia-sia lalu bersimpuh memperbanyak dzikir kepada Allah Ta’ala.
“Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian diseru untuk shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah mengingat Allah.” (QS. Al-Jumuah: 9).
6. Bersiwak, Memotong Kuku, dan Mencukur KumisJumat adalah pemimpin hari-hari lainnya disertai banyak keutamaan. Maka semestinya umat Islam menyambut hari mulia itu dengan hati bersih disertai badan yang bersih pula. Sebagaimana Rasulullah SAW yang selalu bersiwak, memotong kuku, dan mencukur kumis setiap hari Jumat sebelum berangkat ke masjid.
“Adalah Rasulullah SAW memotong kuku dan mencukur kumis pada hari Jumat sebelum beliau pergi shalat Jumat.” HR Al-Baihaqi dan At-Thabrani.
7.
Mandi dan Memakai Pakaian TerbaikMandi sebelum menghadiri shalat Jumat berjamaah di masjid merupakan amalan sangat mulia yang dianjurkan bagi setiap Muslim. Mandi pada hari Jumat berdasar pada hadits Abu Sa’id Al-Khudri RA, di mana Rasulullah SAW bersabda:
“Mandi di hari Jumat wajib bagi setiap orang yang sudah baligh/dewasa.” (HR Bukhari dan Muslim).
Shalat memang sebaiknya dengan pakaian bersih, rapi, dan baik. Sebab, salah satu anjuran pada hari Jumat adalah memakai pakaian terbaik untuk shalat Jumat berjamaah.
“Barangsiapa yang mandi di hari Jumat dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi kemudian berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi di antara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jumat.” (HR Bukhari dan Muslim).
(jqf)