LANGIT7.ID - Surah-surah dan ayat di dalam Al-Qur’an dibedakan menjadi 2 berdasarkan tempat turun. Ada Makkiyah dan surah Madaniyah. Makkiyah berarti surah atau ayat yang turun di Makkah, sementara Madaniyah adalah surah atau ayat yang turun di Madinah.
Proses turunnya wahyu ayat-ayat Al-Qur’an berlangsung secara berangsur-angsur selama 23 tahun. Para ulama membagi masa turun Al-Qur’an menjadi dua periode, yakni periode Mekkah dan periode Madinah.
Periode Mekkah berlangsung selama 13 tahun masa kenabian Rasulullah SAW. Periode Madinah dimulai sejak peristiwa hijrah berlangsung selama 10 tahun.
Baca Juga: Hikmah Al-Quran Diturunkan dalam Bahasa Arab, Keasliannya Terjaga Sepanjang Zaman
Lalu, bagaimana cara membedakan surah Makkiyah dan surah Madaniyah?
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, membedakan karakter surah cukup mengetahui ciri-ciri Surah Makkiyah. Maka, otomatis surah Madaniyah akan ketahuan.
“Para ulama sudah membuat sebuah detail yang menerangkan kepada kita tentang karakteristik surah-surah Makkiyah dan Madaniyah. Dari detil itu, dijelaskan beberapa panduan-panduan, kalau mendengar itu reflek kita tau ini karakter Makkiyah dan Madaniyah,” kata UAH di kanal Akhyar TV, dikutip Selasa (28/6/2022).
UAH lalu menjelaskan, ada 6 Ciri Surah Makkiyah:
1. Setiap surah yang di dalamnya mengandung ayat sajdah adalah surah Makkiyah.
2. Setiap surah di dalamnya dinyatakan lafal “
kalla” adalah surah Makkiyah. Lafal itu dinyatakan sebanyak 33 kali dalam 15 surah.
3. Setiap surah yang didahului dengan panggilan: “
Ya Ayyuha An-Nas (wahai manisia) atau
Ya Bani Adam (Wahai anak Adam), yang di dalam surah itu tidak ada panggilan
Yaa Ayyuhalladzina Amanu, terkecuali Surah Al-Hajj.
Baca Juga: Learn Quran Tajwid, Aplikasi Terbaik Belajar Membaca Al-Quran
4. Setiap surah yang mengandung kisah-kisah Nabi dan Umat terdahulu, kecuali surah Al-Baqarah.
5. Setiap surah yang mengandung kisah Adam dan Iblis, kecuali surah Al-Baqarah.
6. Setiap surah yang diawali dengan huruf-huruf
muqatha'ah seperti Haa-miim, Nuun, dan lain-lain kecuali surah Al-Baqarah dan Ali Imran.
“Yang ikhtilaf Surah Ar-Ra'd, ada yang menyebut Surah Makkiyah, dan ada yang menyebut Surah Madaniyah,” kata UAH.
(jqf)