LANGIT7.ID, Jakarta - Aliet Green mampu bersaing dengan 2.000 UKM dari 135 negara di dunia dan berhasil menjadi salah satu dari 50 UKM terbaik dunia di “Good Food for All” versi PBB. Aliet Green juga menerima pembiayaan dari Netherlands Enterprise Agency bersama Stichting Aidenvironment, Stichting van Hall Larenstein, dan Pemerintah Provinsi DIY.
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengapresiasi UKM Indonesia ini karena telah menjadi UKM yang bisa dijadikan contoh dan kiblat kepada usaha kecil lainnya untuk bisa terus maju dan berkembang.
“Selamat kepada Aliet Green atas prestasinya yang membanggakan. Semoga bisa menjadi panutan bagi seluruh UMKM Indonesia dan melahirkan UMKM masa depan,” ujar Teten seperti dikutip diakun instagram @kemenkopukm.
Teten mengajak seluruh pihak terkait, khususnya para pelaku usaha untuk bisa terus berkembang. Selain itu, ia juga mendorong agar setiap pelaku usaha bisa memberikan sentuhan inovasi agar turut mendukung perkembangan mereka.
“Mari terus mendorong inovasi dan pengembangan Koperasi dan UMKM Indonesia menuju UMKM masa depan,” ujarnya.
Aliet Green adalah perusahaan asal Bantul, Yogyakarta yang bergerak sebagai produsen gula kelapa organik berkualitas tinggi. Selain itu, Aliet Green juga memproduksi makanan alami dan organik lain dengan mempertimbangkan aspek komunitas lokal, lingkungan dan alam bebas.
Beberapa produk makanan organik yang dihasilkan Aliet Green, yakni gula kelapa, gula kelapa jahe, gula kelapa kunyit, bubuk gula kelapa, sirup kelapa, saus kelapa, manggis, kunyit, jahe, dan beberpa produk lainnya.
Bahan organik Aliet Green ini berasal dari berbagai kepualauan di Indonesia. Selain itu, semua produk tersebut juga telah bersertifikat. Serta terjamin bebas bahan pengawet atau aditif buatan dalam bentuk apa pun.
CV Aliet Green telah berpengalaman di bidang industri selama lebih dari satu dekade. Di mana pabriknya juga memiliki standar tinggi, termasuk dalam hal pekerjaan yang etis dan berkelanjutan. Selain memberdayakan petani dan komunitas lokal, dalam organisasinya Aliet Green juga menerapkan pemberdayaan perempuan di seluruh tingkat perusahaan.
(zul)