LANGIT7.ID-, Beijing -
Pemerintah China secara resmi menyatakan dukungannya untuk Indonesia terpilih sebagai Presiden
Dewan Hak Asasi Manusia (HAM)
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada periode 2026.
Hal tersebut disampaikan melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, dalam konferensi pers di Beijing, Kamis (25/12), melansir dari Antara.
"China mendukung Indonesia dalam menjalankan tugasnya sebagai presiden baru Dewan HAM PBB dan siap meningkatkan dialog serta kerja sama dengan semua pihak," kata Lin Jian.
Lin Jian menambahkan,
Pemerintah China siap bekerja sama untuk mempraktikkan multilateralisme sejati dan bersama-sama mempromosikan perkembangan isu hal asasi manusia internasional yang sehat.
Sebelumnya, Kelompok Asia Pasifik di Dewan HAM PBB mengusulkan Indonesia sebagai kandidat tunggal calon Presiden Dewan HAM PBB untuk tahun 2026.
Baca juga: Indonesia Diusulkan Jadi Kandidat Tunggal Presiden Dewan HAM PBB 2026Nominasi tersebut akan ditetapkan dalam Pertemuan Dewan HAM PBB pada 8 Januari 2026. Apabila Indonesia ditetapkan sebagai Presiden Dewan HAM PBB maka jabatan tersebut akan diemban oleh Wakil Tetap RO untuk PBB di Jenewa, Sidharto Reza Suryodipuro.
Indonesia menempati kursi Dewan HAM PBB dari Kawasan Asia-Pasifik Bersama China, Jepang, Kuwait, Kepulauan Marshall, Qatar, Korea Selatan, Thailand, Bangladesh, Kirgizstan, Maladewa, dan Vietnam.
Keanggotaan Dewan HAM PBB didasarkan pada distribusi geografis yang adil, dengan rincian: negara-negara Afrika (13 kursi), Asia-Pasifik (13 kursi), Amerika Latin dan Karibia (8 kursi), Eropa Barat dan negara-negara lain (7 kursi), serta Eropa Timur (6 kursi).
Sementara itu, Biro Dewan HAM PBB terdiri atas lima orang yaiti satu presiden, dan empat wakil presiden yang mewakili lima kelompok regional. Mereka menjabat selama satu tahun sesuai dengan siklus tahunan Dewan.
(lsi)