LANGIT7, Jakarta - Idul Adha menjadi perayaan rasa syukur atas nikmat dan karunia Allah. Umat Islam menggelar pemotongan hewan kurban sapi, domba, atau kambing lalu berbagi kepada tetangga, kerabat, dan fakir miskin.
Daging yang terdistribusi dinikmati bersama keluarga maupun para tetangga dengan berbagai cara. Namun demikian, seorang muslim hendaknya tidak berlebihan dan tetap memperhatikan kesehatan.
Tim Layanan Kesehatan Dompet Dhuafa Meyta Winduka memberikan tips bagaimana mengonsumsi daging agar kesehatan tetap prima. Dia menekankan agar memperhatikan porsi daging yang diolah.
Baca juga: Bungkus Pakai Daun Pepaya, Resep Bikin Sate Daging Empuk“Ada baiknya sebelum makan daging, kita makan buah-buahan agar asam lambung tetap terjaga, perhatikan porsi daging saat konsumsi, perhatikan cara mengolah daging, aktivitas fisik,” ujarnya dalam acara Kurban Talk, Sabtu (9/7/2022).
Selain konsumsi daging meningkat di Idul Adha, namun perlu ditingkatkan juga pola konsumsi sayur dan buah. Meyta juga mengingatkan pentingnya.aktivitas fisik setelah mengonsumsi daging dalam rangka membakar kalori.
Baca juga: Cara Jaga dan Simpan Daging Kurban Tetap Berkualitas Baik“Setidaknya 30 menit selama 3 kali, dalam aktivitas fisik. Cara kita memasak dan pemilihan bumbu dapur dapat mempengaruhi kualitas daging”, tambahnya.
Pembicara lainnya, Chaesi Novita Murti mewakili YOT (Young On Top) Jakarta,memberikan tips-tips memakan daging kurban agar anak muda terhindar dari segala penyakit. Menurutnya, tidak baik makan daging menjelang waktu tidur.
Baca juga: Resep Nasi Kebuli Kambing yang Aman Bagi Penderita Hipertensi“Minimal 2 jam sebelum tidur, setidaknya kita memberikan jarak untuk daging dapat dicerna secara baik,” tuturnya.
Momen Idul Adha merupakan waktu terpenting dalam kebersamaan. Maka itu penting untuk saling mengingatkan menjaga kesehatan terutama mengkonsumsi olahan daging secara bijak.
(sof)