Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Belasan Ribu Anak Indonesia Diperkirakan Menjadi Yatim Piatu akibat Covid-19

Garry Talentedo Kesawa Sabtu, 07 Agustus 2021 - 21:10 WIB
Belasan Ribu Anak Indonesia Diperkirakan Menjadi Yatim Piatu akibat Covid-19
Ilustrasi sebuah keluarga dalam pekat malam yang kelam. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Wabah pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak Maret 2020 di Tanah Air menyebabkan belasan ribuan anak di Indonesia menjadi yatim piatu. Para orang tua mereka meninggal dunia setelah terinfeksi virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, China.

Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial (Kemensos) Kanya Eka Santi mengatakan, masih mendata jumlah pasti anak-anak yang kehilangan orang tua mereka akibat Covid-19 untuk penanganan lebih lanjut. Dari angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia yang melampaui 100.000 kasus. Kanya mengatakan, ada sekitar 17 persen yang berusia 25 hingga 40 tahun dan diperkirakan memiliki anak.

"Dari data itu saja sudah belasan ribu anak yang diperkirakan kehilangan orang tuanya, itu pun estimasi kasar dan baru kalau satu keluarga dihitung hanya satu anak," kata Kanya seperti dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (7/8/2021).

Kemensos, kata dia, tengah menangani sejumlah kasus anak yang kehilangan orang tua mereka setelah terinfeksi Covid-19. Kanya menuturkan, anak-anak tersebut mengalami trauma dan memerlukan pendampingan psikolog untuk kembali pulih.

Pada beberapa kasus, anak harus menghadapi ibu dan orang tuanya meninggal dalam jarak hanya beberapa hari hingga satu pekan. Salah satunya menimpa empat orang anak di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) pada akhir Juli 2021. Ibu mereka meninggal akibat Covid-19 setelah ayah mereka juga meninggal dua hari sebelumnya.

"Waktu itu dari empat anak baru yang paling besar, yang tahu bahwa ayah dan ibunya meninggal, bingung bagaimana memberi tahu adik-adiknya karena dia tidak mau adik-adiknya mengalami guncangan," tuturnya.

Situasi tersebut, kata dia, meninggalkan dampak psikis besar bagi anak dan tidak seluruhnya bisa memahami situasi yang menimpa mereka. "Proses healing ini yang tidak mudah dan membutuhkan waktu," ungkapnya. (Sumber: Anadolu Agency)

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)