Parlemen Sri Lanka Tetapkan Pemilihan Presiden Baru pada 20 Juli 2022
ummu haniRabu, 13 Juli 2022 - 19:50 WIB
Presiden Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa. (Foto: Telegraph India)
LANGIT7.ID, Jakarta - Presiden Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa dan Perdana Menteri (PM) Ranil Wickremesinghe mundur dari jabatannya mulai Rabu (13/7/3022). Keputusan ini diumumkan usai massa mendesak Rajapaksa mundur dari jabatannya akibat krisis ekonomi yang kian memburuk di negara tersebut.
Menanggapi kemunduran Presiden dan PM, parlemen Sri Lanka akan menggelar pertemuan pada Jumat 15 Juli 2022. Sebanyak 225 anggota parlemen akan hadir untuk mengajukan nominasi pengganti Rajapaksa. Adapun pemungutan suara untuk pemilihan presiden baru akan berlangsung pada Rabu 20 Juli 2022 mendatang.
"Disepakati bahwa penting untuk memastikan pemerintahan semua partai yang baru sesuai dengan konstitusi dan untuk melanjutkan layanan publik. Partai yang berkuasa telah mengatakan perdana menteri dan Kabinet siap mengundurkan diri untuk menunjuk pemerintah semua partai," ujar juru bicara parlemen Sri Lanka, Abeywardena dikutip dari Al Jazeera.
Partai-partai oposisi utama Sri Lanka bergerak cepat untuk membentuk pemerintahan sementara. Namun, siapa pun yang mengambil alih negara akan menghadapi kondisi sulit karena ekonomi Sri Lanka tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
Seperti diketahui, Rajapaksa dinilai menjadi penyebab utama kebangkrutan Sri Lanka akibat gagal bayar utang luat negeri sebesar USD51 miliar atau Rp754,8 triliun (kurs Rp14.800). Krisis makin parah hingga menyebabkan kekurangan bahan bakar, obat-obatan, dan makanan pokok serta menyebabkan pemerintah menyatakan kebangkrutan dan mengadakan negosiasi dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk bailout.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”