Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 19 Juni 2026
home community detail berita

Berdayakan Kampung Mualaf di Pedalaman Pinrang, ACT hingga YBM PLN Bangun Sekolah dan Masjid

Muhajirin Kamis, 14 Juli 2022 - 00:17 WIB
Berdayakan Kampung Mualaf di Pedalaman Pinrang, ACT hingga YBM PLN Bangun Sekolah dan Masjid
Kampung Mualaf Darussalam di Dusun Patambia, di Pegunungan Pinrang, Sulawesi-Selatan (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Makassar - Kampung Mualaf Darussalam terletak di Dusun Patambia, Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi-Selatan. Kampung ini terisolir di tengah pegunungan Pinrang, tapi masyarakat di sana sangat gigih belajar agama.

Relawan Sahabat Dakwah Qur'an Indonesia, Ustaz Muhammad Yasin Abu Faqih, menceritakan, kampung mualaf memiliki suasana asri dan sejuk khas pedesaan. Rumah-rumah beratapkan seng dan berdinding papan terpajang dilengkapi masjid dan sekolah.

Seluruh warga di kampung ini adalah mualaf. Mayoritas penganut kepercayaan animisme atau Aluk Todolo sebelum mendapat hidayah Islam. Kampung itu lalu dibangun oleh seorang Dai bernama Ustaz Farid.

“Beliau (Ustaz Farid) berinisiasi membangun masjid di tempat itu, kemudian memfasilitasi bagi para mualaf untuk berdomisili di sekitar masjid,” kata Yasin kepada LANGIT7.ID, Rabu (13/7/2022).

Baca Juga: Menengok Kampung Muslim di Papua, Semua Wanita Terbiasa Kenakan Jilbab

Kampung itu lalu dilengkapi beberapa fasilitas umum seperti rumah, asrama, masjid, hingga sekolah. Semua fasilitas itu dibangun oleh lembaga sosial seperti Aksi Cepat Tanggap (ACT), YBM PLN, Sahabat Dakwah Quran Darussalam (SDQ) Indonesia, Al-Quds Volunteer Indonesia, dan beberapa lembaga sosial lain.

“Masing-masing lembaga kemanusiaan membangun infrastruktur, misal YBM PLN membangun sekolah/madrasah tempat anak-anak belajar. Dari Darussalam Peduli membangun masjid, ACT membangun beberapa asrama dan rumah-rumah,” ucap Yasin.

Berdayakan Kampung Mualaf di Pedalaman Pinrang, ACT hingga YBM PLN Bangun Sekolah dan Masjid

Yasin menilai, Kampung mualaf menjadi tempat pemersatu lembaga sosial, terkhusus lembaga yang bergerak di bidang dakwah dan kemanusiaan.

Menembus Medan Terjal

Yasin menuturkan, Kampung Mualaf Darussalam terisolir. Dia bersama tim SDQ berangkat dari Maros, Sulawesi-Selatan melintasi beberapa kota seperti Pangkep, Barru, Pare-Pare, lalu masuk ke Pinrang.

Tim harus menghabiskan delapan jam untuk sampai ke kota Pinrang. Mereka lalu melanjutkan perjalanan dengan mobil yang sudah dimodifikasi agar bisa melewati jalan berlubang dan licin.

Baca Juga: Kumandang Adzan Pertama di Manggarai Timur NTT

Meski begitu, mobil tak bisa mencapai kampung tersebut, karena di pegunungan. Tim harus berjalan kaki untuk sampai ke titik tujuan.

“Kita membelah gelap malam, diiringi rintik-rintik hujan, ditambah jalanan yang mengguncang, sehingga suara takbir menggema memecah keheningan malam di tengah belantara hutan tak berpenghuni,” tutur Yasin.

Bagi-Bagi Daging Kurban ke Non Muslim

Yasin menceritakan, respon masyarakat setempat terhadap Islam sangat baik. Hampir setiap hari ada warga yang mengucapkan dua kalimat syahadat. Kegigihan dan keistiqamahan dai di sana membuat warga kampung lain ikut tertarik belajar di tempat tersebut.

Baca Juga: Hayrat Yardim Turki Sebar 77 Sapi Kurban di Daerah Terpencil Indonesia

Salah satu metode yang digunakan adalah gerakan sosial. Seperti pada momen Idul Adha 1443 H. Daging kurban tak hanya dibagi-bagikan kepada warga muslim, tapi juga kepada non muslim.

Berdayakan Kampung Mualaf di Pedalaman Pinrang, ACT hingga YBM PLN Bangun Sekolah dan Masjid

“Kita berikan juga kepada mereka beberapa bagian dari hewan kurban, sehingga mereka tersentuh dan merasakan bahwa Islam itu rahmatan lil-alamin. Begitu juga bentuk-bentuk perhatian ekonomi lainnya,” ucap Yasin.

Menurut Yasin, para Da'i di sana tak hanya mengajar masyarakat tentang Islam. Tapi juga membersamai warga dalam membangun ekonomi. Itu membuat banyak yang tertarik memeluk agama Islam.

“Tentu, ketika seseorang sudah merasa tersentuh dari sisi ekonomi, sudah aman dari segi perut, maka mereka mudah untuk kita ambil hatinya,” pungkas dia.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 19 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:50
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)