LANGIT7.ID, Jakarta - Lima pilar utama perlu diketahui untuk menjaga kesehatan mental khususnya di tengah pandemi Covid-19. Kelimanya adalah emosional, fisik, intelektual, sosial, dan spiritual.
Sebaliknya, rasa cemas, sifat agresif, perubahan suasana hati hingga mual tanpa sebab merupakan beberapa dari distres. Jika tidak diatasi dapat berakibat lebih buruk pada kesehatan mental. Distres adalah respons emosional dan fisiologis terhadap peristiwa yang dinilai menekan, mengancam, dan memberikan dampak negatif bagi individu yang ditandai dengan gejala depresi dan kecemasan.
Psikoterapis Anger Management, Dandi Birdy, berbagi cara mengelola emosi agar tidak menghasilkan stres negatif yang dapat memperburuk kesehatan mental dan fisik seseorang. "Biar sehat mental ada pilar utama yang harus diketahui yaitu emosional, intelektual, sosial, fisik, dan spiritual," ujar Dandi dalam webinar "Stress Management" pada Sabtu (7/8/2021).
Menurut Dandi, setiap orang memiliki dorongan untuk mengatasi masalah. Namun titik mulai dan cara orang dalam merespons berbeda. Hal ini tergantung pada psikohistoris, kadar kesehatan mental, dan kadar keimanan.
Pilar pertama: emosionalSeseorang harus mengalirkan emosi yang dirasakan bukan malah mengalihkannya pada hal lain. Kebanyakan orang jika sedang emosi melampiaskan dengan melakukan hal yang disukai untuk mengalihkan perhatian, padahal itu hanya akan menumpuk emosi dan bisa meledak kapan saja.
Emosi harus dialirkan, bukan dialihkan. Emosi merupakan energi sehingga yang teralirkan adalah energi fisik, bukan psikis. Akan lebih maksimal kalau psikisnya juga.
"Konsepnya, sadar dulu apa yang dihadapi, marah, sedih, kesel. Terus terima kalau lagi marah, sedih dan izinkan perasaan itu dengan terapi bukan pada sembarang tempat kayak marah yang meledak-ledak. Setelah itu lepaskan biarkan mengalir keluar, ikhlaskan," imbuhnya.
Pilar kedua: fisikUntuk menjaga kesehatan mental adalah menjaga fisik dengan istirahat yang cukup, olah raga, dan makan makanan sehat. Sebab, fisik yang sakit akan berpengaruh pada psikis seseorang dan begitu juga sebaliknya.
Pilar ketiga: intelektualBerpikirlah positif dan filter informasi dari berbagai sumber untuk mendukung dalam menyelesaikan masalah. Berpikir positif sangat dianjurkan dalam agama atau disebut husnu-zhan. Sebaliknya adalah su'u-zhan yang artinya prasangka buruk.
Pilar keempat: sosialPilar sosial adalah dukungan sosial dari orang-orang terdekat, sahabat, pasangan dan orang tua. Saling mendukung dan saling menguatkan memiliki pengaruh besar untuk menjaga kesehatan mental.
Pilar kelima: spiritualPilar spiritual yaitu di mana seseorang harus mendekatkan diri dengan Allah SWT, beribadah, dan memperbanyak berdoa. Agama menjadi unsur terpenting di dalam menjaga kesehatan mental.
Menurut Dandi, kelima pilar ini harus dipelihara secara bersamaan. Jika kelimanya berjalan dengan seimbang maka kesehatan mental pun akan terjaga dengan baik.
"Belajar anger management itu sepanjang hayat. Kalau terlalu rendah dinaikin, terlalu tinggi diturunin. Ini skill sepanjang hidup. Nikmati sebuah proses, apresiasi setiap progres," kata Dandi.
Sumber: Antaranews.com(jak)