LANGIT7.ID, Jakarta - Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, H. R. Alpha Amirrachman, mengungkapkan, PP Muhammadiyah saat ini sudah memiliki 27 ribu lebih amal usaha pendidikan. Amal usaha itu mulai dari level PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).
“Muhammadiyah memiliki 27.820 amal-amal usaha pendidikan mulai dari pra-sekolah, pendidikan dasar dan menengah, hingga pendidikan tinggi,” kata Alpha kepada LANGIT7.ID, Jumat (15/7/2022).
Baca Juga: Alasan Utama Orang Tua Harus Masukkan Anak ke Sekolah MuhammadiyahTak hanya di Tanah Air, Muhammadiyah telah mendirikan amal-amal usaha pendidikan di luar negeri. Di antaranya di Malaysia, Singapura, Australia dan Lebanon. Saat ini warga Muhammadiyah di Filipina juga sedang merintis pendirian amal usaha pendidikan.
“Di samping itu, melalui Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) yang tersebar di berbagai penjuru dunia Persyarikatan juga terus menjajaki pendirian amal-amal usaha pendidikan di negara terkait,” tutur Alpha.
Baca Juga: Resmi Beroperasi, Muhammadiyah Australia College Diisi Siswa Berbagai Bangsa
Hal tak kalah penting, kuantitas sekolah Muhammadiyah dibarengi dengan kualitas mumpuni. Guru Muhammadiyah tidak hanya mendidik siswa menjadi insan cerdas dan pintar, tapi juga berkarakter, berakhlakul karimah, berjiwa kepemimpinan dan kepeloporan.
“Ketika menjadi anggota masyarakat siap untuk berdakwah amar ma’ruf nahi munkar,” ucap Alpha.
Dengan demikian, siswa-siswi lulusan sekolah Muhammadiyah tidak hanya sekedar menjadi sekrup pembangunan atau pekerja. Namun lebih itu, siswa dididik menjadi aktor penting dari peradaban, menjadi pemimpin yang memiliki adab dan membawa perubahan masyarakat ke arah yang lebih baik dan lebih Islami.
Baca Juga: Orang Tua Harus Tahu, Ini Beda Sekolah Muhammadiyah dengan Sekolah Islam Lain
“Lulusan sekolah Muhammadiyah Insya Allah akan menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan masyarakat islam yang sebenar-benarnya,” ujar Alpha.
(jqf)