LANGIT7.ID, Jakarta - Tidak ada cinta yang lebih baik daripada cinta Allah kepada hamba-Nya. Tentunya setiap umat Muslim berlomba-lomba dalam meraih cinta dan rida Allah SWT.
Allah SWT memiliki sifat al-Mahabbah (cinta), yakni Allah mencintai hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Namun cinta Allah tidak seperti cintanya makhluk. Rasulullah SAW bersabda:
"Apabila Allah mencintai seorang hamba, maka Dia menyuruh Jibril. Sesungguhnya Allah mencintai fulan maka cintailah dia, maka Jibril pun mencintainya. Lalu Jibril menyeru penduduk langit, ”Sesungguhnya Allah mencintai si fulan maka cintailah dia, maka penduduk langit pun mencintainya, kemudian menjadi orang yang diterima di muka bumi.” (HR Al Bukhari).
Baca Juga: Ciri-Ciri Munafik, Ustadz Adi Hidayat: Mereka Lebih BerbahayaPendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengatakan, Allah mencintai hamba-Nya dalam berbagai cara, salah satunya dengan melapangkan hati hamba-Nya. "Salah satu tanda Allah mencintai hamba-Nya itu diringankan langkahnya untuk taat dan yang kedua nanti diberikan ujian," ujar Ustaz Adi Hidayat dikutip ceramahnya di akun Adi Hidayat Official, Ahad (17/7/2022).
Ketaatan yang dipermudah oleh Sang Pencipta kepada hamba-Nya merupakan tanda cinta Allah. Hal tersebut wajib dipertahankan dengan tidak melakukan perbuatan maksiat.
Dia juga menjelaskan rasa sayang Allah kepada hamba-Nya diberikan secara adil, supaya semua makhluk Allah mendapatkan cinta-Nya.
"Jika ada hamba-Nya yang beriman dan hamba-Nya yang ingkar dengan yang munafik, Allah lebih memberikan perhatian kepada yang ingkar agar yang munafik sama-sama beriman," katanya.
Baca Juga: Liburan Weekend ke 5 Sirkuit Bergengsi di IndonesiaBaca Juga: Benarkah Biaya Pendidikan di Sekolah Islam Terpadu Mahal?(zhd)