LANGIT7.ID - , Jakarta - Kawasan Blok M dahulu hingga saat ini dikenal sebagai salah satu tempat nongkrong anak muda yang cukup diminati. Meski mengalami perubahan suasana, namun tetap kawasan ini selalu menjadi pilihan.
Beberapa waktu belakangan kawasan ini kembali menjadi acuan tren dengan hadirnya
M Bloc. Memanfaatkan bangunan tua milik Perusahaan Umum Percetakan Uang RI (
Peruri) yang disulap menjadi tempat kekinian untuk menghabiskan waktu luang.
Baca juga: Bentuk Legalitas UMKM, Begini Cara Peroleh Nomor Induk BerusahaBerdiri di atas 16 rumah bekas karyawan bergaya
post-colonial dekade 1950-an. Sejak 26 September 2019, lokasi ini diisi berbagai
tenant ternama di bidang
usaha kuliner, musik, film, animasi, seni rupa, kriya, hingga
co-working space mengubah tampilan tua dari gedung tak terurus menjadi kekinian.
Seperti halnya tempat kekinian, kawasan ini selain menyediakan kedai tempat nongkrong juga menghadirkan spot foto menarik. Di sana Anda bisa menjumpai tembok-tembok dengan
mural cantik, tempat duduk unik dan lainnya.
Salah satu pengunjung, Rendy (19) ketika ditemui Langit7 mengaku baru pertama kali datang ke M Bloc. Menurut Rendy, tempat ini terbilang unik namun tetap terlihat kekinian.
"Saya ke sini baru pertama kali, awalnya karena ada tugas kampus. Cuma pas sampai sini ternyata tempatnya bagus. Asyik buat nongkrong. Terus foto-foto juga," ujar Rendy kepada Langit7 di M Bloc, Jakarta Selatan, Selasa (19/7/2022).
"Aku sebagai anak muda liatnya, tempat ini cocok banget buat generasiku karena banyak spot foto yang keren-keren dan unik," lanjut dia.
Baca juga: Bantul Creative Expo 2022 jadi Sarana Promosi Produk UMKMSelain tempat yang menarik, Rendy melihat pelayanan di M Bloc ini cukup ramah. Bagi mahasiswa seperti dirinya, harga yang dipatok masih terjangkau berkisar Rp15.000 sampai Rp50.000-an.
"Harganya juga enggak terlalu mahal. Cukuplah buat dompet mahasiswa seperti aku," kata Rendy.
Beda halnya dengan Rendy, Ruby (47) sudah beberapa kali datang ke M Bloc, menurut dia gedung tua yang dimiliki terbilang unik. Dia pun meyakini M Bloc akan selalu diminati.
"Tempat ini anak muda banget karena gedung-gedungnya unik. Terus di sini enggak hanya bisa nongkrong sambil ngopi. Tapi sini juga kita bisa lihat karya-karya seni yang unik-unik," tandas Ruby.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pun mengapresiasi hadirnya M Bloc yang menyajikan berbagai produk lokal. Mengutip dari laman Kementerian Koperasi dan UKM, Menteri Teten menginginkan aset BUMN bisa dimanfaatkan UMKM.
"Konsep bisnis M Bloc ini menurut saya menarik, sangat bagus karena memanfaatkan aset
BUMN yang kurang produktif (idle) menjadi
market place untuk produk dan pelaku usaha UMKM," kata Teten.
Baca juga: Perluas Pasar, UMKM Lirik Pemasaran DigitalDia menambahkan kehadiran M Bloc menjadi lokasinya anak-anak muda. Menurut Teten, anak muda sekarang menyukai produk-produk custom. Kehadiran M Bloc bisa jadi model untuk pengembangan UMKM di beberapa kota.
(est)