LANGIT7.ID, Jakarta - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, mengatakan, merpati merupakan salah satu burung yang memiliki dampak positif jika dipelihara.
“Burung merpati itu disenangi oleh jin, jin itu kalau ada burung merpati sibuk dengan burung merpati, ga akan mengganggu kita,” kata KH Said Aqil Siradj dalam sebuah video yang diunggah Mantan Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faishal Zainy di akun instagramnya, Rabu (20/7/2022).
Baca Juga: Memahami Alam Jin, Punya Fasilitas Seperti Manusia
Di sisi lain, burung merpati juga memiliki sejarah manis bersama Rasulullah SAW. Kiai Said menjelaskan, kafir Quraisy mengejar Rasulullah dan Abu Bakar yang tengah melakukan perjalanan hijrah untuk dibunuh.
Menariknya, Allah berkehendak memberikan perlindungan dengan mengirim laba-laba dan burung merpati. Laba-laba membuat sarang di mulut gua, sementara merpati membuat sarang dan bertelur.
“Burung merpati adalah burung yang menjaga atas perintah Allah, menjaga keselamatan Nabi Muhammad, begitu juga laba-laba ketika beliau dan Sayyidina Abu Bakar bersembunyi di Gua Tsur,” kata Kiai Said sembari memberi makan burung merpati di Madinah.
Para komandan kafir menyisir jengkal jalan menuju Madinah. Hingga tiba di bibir Gua Tsur lokasi persembunyian Rasulullah dan Abu Bakar. Mereka mendapati sarang laba-laba dan merpati tersebut.
Baca Juga: Bagaimana Hukum Jual-Beli Kucing?
“Akhirnya, orang musyrik sama sekali tidak mengira bahwa di dalamnya ada orang. Wong di pintu gua ada burung bertelur, ada laba-laba. Orang musyrik mengatakan, tidak ada siapa-siapa di dalam gua ini,” ujar Kiai Said.
Kisah ini juga termaktub dalam Musnad Imam Ahmad dari riwayat Abdullah Abbas serta banyak tertulis dalam kitab hadits dan sejarah. Di antaranya kitab Mushannaf karya Abd ar-Razzaq dan Musnad Abu Bakar as-Shiddiq karya Abu Bakar al-Maruzi, serta at-Tabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir.
(jqf)