Pesantren di Indonesia pada umumnya memiliki ciri-ciri yang relatif sama. Seperti adanya Kiai, santri dengan ciri khas bersarung, serta bangunan gedungnya yang relatif sama. Namun ada beberapa pesantren di Indonesia yang unik dan mencolok dengan ciri khas tersendiri.
Keunikannya dapat dilihat diantaranya dari tujuan khusus pesantrennya, kurikulum hingga para santrinya yang berbeda dengan santri pada umumnya. Berikut beberapa pesantren unik yang ada di Indonesia:
1. Pesantren Metal Tobat
![5 Pesantren Unik di Indonesia, Ada Preman Nyantri Juga Lo!]()
Dari namanya yang nyentrik, Pesantren Metal Tobat Sunan Kalijaga merupakan pesantren yang berisi para santri-santri yang memiliki kisah kelam dalam hidupnya seperti pemabuk, berandalan, pengguna narkoba dan tindakan kriminal lainnya. Pesantren yang berlokasi di Gandrungmangu Cilacap Jawa Tengah ini didirikan oleh KH Soleh Aly Mahbub.
Pesantren ini memiliki 450 santri dari berbagai kalangan, berisi anak-anak penyuka musik metal, anak jalanan, hingga preman. Mereka diterima untuk belajar agama di pesantren ini di saat pesantren lain justru menolak kehadiran mereka.
Tidak hanya belajar agama, pesantren ini membolehkan santrinya bermusik dan berambut gondrong bahkan tak sedikit yang bertato. Mereka memiliki kelompok musik yang justru melalui musik mereka menyiarkan ajaran agama Islam ke sekolah, radio, dan mushala.
Di Pesantren ini juga tersedia pusat rehabilitasi mental. Hingga sekarang, ada delapan santri yang sedang menjalani proses rehabilitasi. Enam di antaranya karena narkoba dan sisanya gangguan jiwa.
Sedangkan dalam kurikulum pesantren, Pondok Metal Tobat membaginya dalam beberapa pembelajaran. Pada awal masuk, santri diwajibkan mempelajari ilmu alat yaitu pelajaran
nahwu-shorof, untuk tata bahasa Arab. Di waktu yang sama, santri masuk kelas Al-Qur’an dan
Fiqih.
Kelas Al-Quran terdiri dari beberapa pelajaran, mulai dari Tafsir Qur’an hingga Tahfidzul Qur’an. Sementara, dalam
Fiqih, ratusan kitab klasik ulama kenamaan dipelajari dengan mengaji secara
sorogan atau perorangan, maupun
bandongan atau klasikal.
Sejak didirikan pada tahun 2000, sudah 22 santri yang
khatam Qur’an bil Ghoib atau hafidz. Mereka terdiri dari 19 hafizoh atau penghafal al quran perempuan dan 3 hafiz pria.
2. Pesantren Istighfar
![5 Pesantren Unik di Indonesia, Ada Preman Nyantri Juga Lo!]()
Tidak jauh berbeda dengan Pesantren Metal Tobat. Di Semarang juga ada pesantren unik yang Bernama Pesantren Istighfar. Secara bahasa, nama ini artinya memohon ampunan. Pesantren ini didirikan oleh seorang Ulama Semarang KH Mohammad Kuswanto atau akrab disapa Gus Tanto pada 2005 silam.
Santri para pesantren ini mayoritas adalah Preman namun tidak menginap, melainkan hanya datang untuk berkonsultasi tentang kehidupan dan diselesaikan dengan ilmu agama. Setiap harinya, sebanyak 250 preman datang ke Pesantren Istighfar.
Dari segi bangunan, pesantren ini juga mirip klenteng. Bangunannya diberi hiasan relief naga. Di dalam musalanya terdapat lampu disko. Sementara di dindingnya terdapat tulisan “Wartel Akhirat 0.42443”. Angka-angka itu artinya jumlah rakaat salat.
3. Pesantren Sulaimaniyah
![5 Pesantren Unik di Indonesia, Ada Preman Nyantri Juga Lo!]()
Pesantren ini memang tidak mencolok tampak unik secara fisik, namun memiliki kurikulum yang khas berbeda dengan umumnya pesantren di Indonesia. Pesantren yang berpusat di Istanbul, Turki ini memiliki kurikulum khas Turki dan berdiri di bawah United
Islamic Cultural Centre of Indonesia (UICCI).
Salah satu kurikulum khasnya yakni metode menghafal Qur’annya yang sedikit berbeda. Di sana, para santri dibiasakan menghafal dari halaman paling belakang setiap juznya. Kemudian bertambah satu halaman-satu halaman seiring perkembangannya.
Saat ini, pesantren Sulaimaniyah tumbuh dan berkembang dengan sangat luar biasa. Cabangnya tak hanya di Indonesia semata, melainkan ada hampir di seluruh belahan dunia dengan kategori SMP, SMA, Mahasiswa, Tadris dan Tahfizhul Quran. Kemudian, pesantren ini juga memberikan kesempatan belajar di negara Turki khusus bagi beberapa santri terbaik. Itu semua tentu menjadi nilai tambah yang akan menjadikan pesantren ini dapat berkembang secara luas.
4. Pesantren Perut Bumi Al Maghribi
![5 Pesantren Unik di Indonesia, Ada Preman Nyantri Juga Lo!]()
Jika biasanya pesantren dibangun di atas tanah layaknya bangunan lain, namun ada yang berbeda dengan Pesantren Perut Bumi. Pesantren ini dibangun 20 meter dibawah tanah didalam sebuah goa di daerah Tuban, Jawa Timur.
Pesantren ini dibangun oleh KH Subkhan Al Mubarok, ulama asli Tuban. Dengan keterampilannya, goa yang berawal dari lahan perbukitan kapur bekas tempat pembuangan sampah diubah menjadi bangunan pesantren yang unik.
Berdiri di lahan seluas tiga hektar, Pesantren Perut Bumi memiliki fasilitas lengkap untuk berdakwah. Pada tiap-tiap ruangan dipenuhi hiasan dengan ukiran kaligrafi berbahan marmer. Seperti yang terlihat pada Masjid Ashabul Kahfi, kamar santri serta ruang pertemuan.
Masyarakat tidak perlu khawatir dengan bangunan pesantren yang berdiri di bawah tanah, Kiai Subhkan mendirikan bangunan dengan keamanan dan kenyamanan.
Selain bangunan yang unik, daya tarik lain dari Pesantren Perut Bumi Al Maghribi juga menyimpan sejumlah situs-situs peninggalan para ulama terdahulu. Seperti petilasan Syekh Maulana Al Maghribi serta tempat pertapaan Singo Joyo dan Putri Ayu Sendangharjo.
5. Pesantren An-Nahdlah
![5 Pesantren Unik di Indonesia, Ada Preman Nyantri Juga Lo!]()
Pesantren An-Nahdlah konon berdiri di tengah sarang pengedar narkoba. Lingkungan yang mengelilinginya merupakan lokasi rawan kejahatan, sebab targetnya adalah berdakwah di tengah kehidupan kelam masyarakat sekitar.
Pondok Pesantren An-Nahdlah berlokasi di Jl. Tinumbu Dalam Lr.4 No.9 , Makassar. Pesantren ini didirikan para 1986 oleh AGH Harisah. Pondok Pesantren ini diproyeksikan sebagai pusat transformasi budaya lokal sekaligus benteng terakhir tradisi.
Pondok Pesantren An-Nahdlah terus berproses penguatan keimanan dan ketakwaan secara sistematis. Selain itu juga sebagai bentuk proses pelestarian budaya dan tradisi.
Pondok Pesantren An-Nahdlah mengembangkan generasi
tafaqquh fiddin dengan pembelajaran fikih yang konstekstual dan sosiologis. Hal ini secara tidak langsung telah menjadikan pesantren sekaligus sebagai pusat pembentukan dan penguatan karakter masyarakat muslim yang memiliki kearifan lokal. Dengan demikian santri An-Nahdlah menjadi salah satu unsur yang dapat memperkuat corak muslim yang berkarakter khas Indonesia.
(jqf)