Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 11 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Pencemaran Sampah Pengaruhi Ekonomi Negara, Begini Saran Pakar

mahmuda attar hussein Kamis, 28 Juli 2022 - 17:10 WIB
Pencemaran Sampah Pengaruhi Ekonomi Negara, Begini Saran Pakar
Diskusi soal sampah plastik. (Foto: Langit7/Attar).
LANGIT7.ID, Jakarta - Isu pencemaran sampah dinilai mempengaruhi perekonomian suatu negara. Apalagi bila kemampuan untuk mendaur ulang limbah, baik dari teknologi maupun SDM-nya.

Pengajar Hukum Internasional UI, Hadi Rahmat Purnama mengatakan, kemampuan Indonesia untuk daur ulang limbah plastik tidak cukup besar.

"Jadi perlu pertimbangan jangka panjang dalam penanganannya," kata Hadi di dalam diskusi publik "Perjanjian Internasional tentang Plastik: Peluang Solusi terhadap Plastik Sekali Pakai", Kamis (28/7/2022).

Baca Juga: Sampah Plastik Jadi Penyebab Polusi, Limbahnya Harus Dibatasi

Kemampuan Indonesia untuk daur ulang dibutuhkan teknologi tinggi. Termasuk soal mesin, SDM, dan faktor pendukung lainnya.

"Nah permasalahan dalam perjanjian internasional adalah alih teknologi. Sayangnya bisa dibilang ini tidak ada hasilnya, karena tidak ada teknologi yang diberikan begitu saja secara cuma-cuma," ujarnya.

Lebih lanjut, sampah plastik yang menjadi permasalahan lintas negara juga perlu mendapat perhatian. Dia berharap, Perjanjian Internasional terkait sampah bisa menjadi hukum yang mengikat secara internasional.

"Tinggal kita lihat prosesnya. Apakah ini akan menjadi legally binding atau tidak. Tapi yang jelas Indonesia harus melihat posisinya dalam dua hal, yaitu sebagai penghasil plastik dan limbahnya, berikut sebagai importir," ujar dia.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 11 Juni 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:17
Maghrib
17:49
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)