Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home masjid detail berita

Ini Waktu-waktu Mustajab Doa di Hari Jumat

Andi Muhammad Jum'at, 29 Juli 2022 - 16:20 WIB
Ini Waktu-waktu Mustajab Doa di Hari Jumat
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Hari Jumat menjadi hari yang istimewa bagi umat muslim. Hari yang istimewa ini merupakan momentum tepat untuk kita sebagai umat muslim mensucikan diri dan berdoa kepada Sang Pencipta.

DI hari yang mulia ini, ada waktu yang sangat mustajab untuk kita memanjatkan doa agar terkabulkan. Diriwayatkan dalam sebuah hadis waktu yang mustajab untuk berdoa. Memperbanyak doa pada Hari Jumat adalah hal yang disyariatkan oleh Nabi Muhammad SAW Inilah salah satu keistimewaan hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam (raja dari semua hari).

"Pada hari Jumat terdapat dua belas jam (pada siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang tidak ada seorang hamba Muslim pun memohon sesuatu kepada Allah melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah Ashar," [HR Abu Dawud].

Baca Juga:


Oleh karena itu bagi umat Muslim yang berdoa saat waktu sekitaran Ashar pada hari Jumat, maka jamiman doa akan dikabulkan oleh Allah SWT. Di hadis lain menyatakan waktu yang sama.

"Sesungguhnya di hari Jumat ada waktu yang tidaklah seorang hamba Muslim bertepatan dengannya untuk berdoa kepada Allah di waktu itu, melainkan Allah akan mengabulkan permintaannya. Itu adalah setelah Ashar." (HR Ahmad).

Maka dari itu, umat muslim sangat sayang bila melewatkan waktu tersebut untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT. Semoga doa-doa yang kita panjatkan diijabah Allah SWT.

Baca Juga:

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)