LANGIT7.ID, Jakarta -
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi dua Bibit Siklon Tropis di dekat wilayah Indonesia. Dua Bibit Siklon Tropis itu yakni 95S berada di Samudera Hindia Utara, sebelah barat daya Bengkulu dan Bibit siklon tropis 93W yang terpantau berada di Laut Filipina.
Bibit
Siklon Tropis 95S saat ini terdeteksi dengan kecepatan angin maksimum 20 knot dan tekanan udara minimum 1006.4 mb. Pantauan dari citra satelit Himawari-8 kanal IR menunjukkan adanya aktivitas konvektif yang cukup persisten di sekitar sistem dalam 12 jam terakhir.
Baca Juga: BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 97W dan 98W di Utara Indonesia"Bibit Siklon Tropis 95S ini bergerak ke arah tenggara menjauhi wilayah
Indonesia. Potensi sistem untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam kedepan berada dalam kategori sedang," tulis BMKG dalam keterangan resminya, Jumat (29/7/2022).
Tak hanya 92S, BMKG juga mendeteksi Bibit Siklon Tropis 93W di Laut Filipina dengan kecepatan angin maksimum 30 knot dan tekanan udara minimum 1002.0 mb. Dalam pantauan dari satelit Himawari-8 kanal IR, ada aktivitas konvektif yang cukup signifikan dalam 12 jam terakhir di sekitar pusat sistem.
Pada Bibit Siklon Tropis 93W ini bergerak ke arah barat - barat laut menjauhi wilayah Indonesia. Potensi sistem untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam kedepan berada dalam kategori tinggi.
Bibit Siklon Tropis 92S dan 93W memiliki dampak tak langsung dalam 24 jam ke depan, antara lain:
1. Potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat di Kepulauan Mentawai.2. Tinggi Gelombang 1,25-2,5m (moderate sea) berpotensi terjadi di wilayah:- Selat Malaka bagian Utara
- Perairan Timur P. Simeulue-Kep. Mentawai
3. Tinggi Gelombang 2,5-4m (rough sea) berpotensi terjadi di wilayah:- Perairan Utara Sabang
- Perairan Barat Sumatera
- Selat Sunda
- Teluk Lampung bagian selatan
- Perairan Selatan Banten-Jawa Timur
4. Tinggi Gelombang 4-6m (very rough sea) berpotensi terjadi di wilayah:- Samudra Hindia Barat Sumatera hingga Selatan Jawa Timur
Di sisi lain, bibit 93W ini juga berdampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia dalam 24 jam ke depan.
5. Tinggi Gelombang 1,25-2,5m (moderate sea) berpotensi terjadi di wilayah:- Perairan Bitung-Kep. Sitaro
- Perairan Kep. Sangihe-Talaud
- Samudra Pasifik utara Halmahera
- Samudra Pasifik utara Papua
Baca Juga:
BMKG Deteksi 925 Bibit Siklon di Indonesia, Ini Dampaknya
Waspada Bibit Siklon Tropis Picu Cuaca Ekstrem
Fenomena Bulan Hitam di Indonesia, Waspada Naiknya Pasang Laut(asf)