LANGIT7.ID, Jakarta -
Islamic Book Fair (IBF) sebagai pameran terbesar buku-buku Islam di Tanah Air kembali akan digelar pada 3-7 Agustus 2022 di Hall A Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta. Pameran ini merupakan yang ke-20 digelar sejak 2002 silam, setelah sempat vakum pada 2021 akibat pandemi Covid-19.
Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DKI Jakarta, Hikmat Kurnia, mengatakan, pelaksanaan IBF seharusnya digelar pada April atau Mei, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Pemindahan waktu pelaksanaan ke Agustus merupakan adaptasi atas situasi yang terjadi saat ini.
"Secara persiapan Alhamdulilah sudah berupaya maksimal, baik menyangkut kepesertaan, promosi, acara, penyelenggaraan, maupun menyangkut penanganan pengunjung. Namun, berbagai hal harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan," kata Hikmat kepada LANGIT7.ID, Selasa (2/8/2022).
Baca Juga: Islamic Book Fair Jaga Nyala Perbukuan dan Literasi Islam Pascapandemi
Pendiri Kelompok Penerbit Agromedia itu mengatakan, IBF tahun ini menyediakan 128
stand, yang terdiri dari 113
stand buku dan 15
stand multi produk.
"Penerbit yang turut hadir 49 penerbit dan puluhan
imprint-nya," ujar Hikmat.
Hikmat menerangkan, pemerintah Provinsi DKI Jakarta sangat mendukung event ini. Dukungan itu disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur, Ahmad Riza Patria.
Dukungan juga datang dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Perindustrian, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan berbagai dinas lainnya. Dukungan juga diberikan Bapak Sandiaga Uno sebagai Menparekraf.
Selain ini, Pengurus PKK Provinsi DKI Jakarta, Himpaudi, Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan seluruh Kota di Jakarta, jaringan pesantren IBF, dan berbagai pihak lainnya.
"Alhamdulilah BSI berkenan menjadi sponsor utama, juga Pemerintah UEA membuka stand khusus yang dibantu oleh Jaringan Alumni Al-Azhar," ujar Hikmat.
Baca Juga: Ajak Anak Senang Baca, Ini 5 Destinasi Wisata Buku di Jakarta
Selain menghadirkan puluhan penerbit, sejumlah tokoh direncanakan menghadiri dan meramaikan hajatan pameran buku-buku Islam terbesar ini. Di antara tokoh yang dijadwalkan hadir adalah Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, direncanakan akan hadir di acara IBF.
Begitu juga dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur DKI A. Riza Patria, Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. KH. Nasaruddin Umar, Penasihat IBF Prof Dr. KH Didin Hafidhuddin, KH Tubagus Dailami Dahlan, Dr Adian Husaini, Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Prof Quraish Shihab, Dr Muhammad Zainul Majdi (Tuan Guru Bajang), dan juga sejumlah tokoh lainnya.
(jqf)