Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wisata halal detail berita

Pisang Epe, Kudapan Khas Kota Makassar yang Wajib Dicoba

hasanah syakim Kamis, 04 Agustus 2022 - 11:22 WIB
Pisang Epe, Kudapan Khas Kota Makassar yang Wajib Dicoba
Pisang Epe khas Makassar (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Saat berkunjung ke Pantai Losari cobalah untuk mencicipi Pisang Epe, sebagai kudapan khas Kota Makassar.

Di sepanjang Anjungan Pantai Losari, tepat di Jalan Penghibur banyak pedagang kaki lima menjajakan jajanan ini.

Dilansir dari explore.makassarkota.go.id, tidak sah rasanya jika berkunjung ke Pantai Losari tanpa mencicipi Pisang Epe. Kini, jajanan ini sudah banyak menyajikan varian rasa yang berbeda-beda.

Baca juga: Segar dan Gurihnya Pallubasa, Menu Berbuka Puasa Khas Makassar

Dalam bahasa lokal Makassar kata "Epe" memiliki arti jepit, di mana cara pembuatan Pisang Epe ini dijepit atau dipipihkan dengan alat press yang terbuat dari kayu.

Selanjutnya, Pisang raja akan dibakar dengan dijepit atau dipenyet. Pisang Epe biasanya dipanggang di atas bara api.

Saat dibakar Pisang Epe akan mengeluarkan aroma yang harum yang khas, setelah matang Pisang Epe akan disirami saus atau kuah sesuai varian rasa yang dipilih.

Satu porsi dari jajanan Pisang Epe ini dijual dengan harga mulai Rp10 ribu untuk rasa orisinal, serta varian rasa lainnya dijual dengan harga mulai dari Rp13 ribu.

Baca juga: Gogoso, Kuliner Tradisional Khas Makassar yang Mirip Lemper

Untuk menikmati Pisang Epe, bisa ditemani dengan secangkir kopi atau teh hangat. Jika Sahabat Langit7 berada di Pantai Losari, menikmati Pisang Epe ditemani senja keemasan di pantai akan terasa lebih syahdu.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)