Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home sosok muslim detail berita

Kisah Muzammil Hasballah Perdalam Ilmu Quran di Tengah Kesibukan Kuliah di ITB

Muhajirin Sabtu, 06 Agustus 2022 - 13:24 WIB
Kisah Muzammil Hasballah Perdalam Ilmu Quran di Tengah Kesibukan Kuliah di ITB
Muzammil Hasballah (foto: LANGIT7.ID/Muhajirin)
LANGIT7.ID, Jakarta - Nama Muzammil tak asing lagi bagi generasi milenial. Pria lulusan Teknik Arsitektur Institut Teknologi Bandung (ITB) itu terkenal dengan bacaan Qur’annya yang merdu. Dia pertama kali dikenal publik dari video saat mengimami shalat berjamaah sebagai imam Masjid Al-Lathiif Bandung dan Masjid Salman ITB.

Muzammil Hasballah merupakan seorang Qari yang berasal dari Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Pria yang akrab disapa Muzammil ini lahir di Sigli, NAD pada 21 September 1993.

Kedekatan Muzammil dengan Al-Qur’an tidak begitu saja muncul. Namun sudah dibina dengan menghafalkan Al-Qur’an sejak dini.

Baca Juga: Rahasia Wirianingsih Berhasil Didik 11 Anak Jadi Penghafal Al-Qur’an

“Belajar Qur’anya sih alhamdulillah udah dari kecil. Waktu SMP sempat tinggal di rumah tahfidz, jadi intens belajar waktu itu sebenarnya,” kata Muzammil saat ditemui LANGIT7.ID di Islamic Book Fair (IBF), Jakarta, Jumat (5/8/2022).

Dia mempelajari Al-Qur’an secara bertahap. Saat SD dia fokus mempelajari mujawwad. Teknik ini menggunakan irama tertentu dan membutuhkan teknik pernafasan tingkat tinggi. Biasanya, Mujawwad dilantunkan dengan ritme yang lebih lambat daripada murottal.

Saat duduk di bangku SMP, dia fokus menghafal Al-Qur’an (hifzil Qur’an). Saat SMA konsen di fahmil Quran (memahami Al-Qur’an). Dia pun kerap mengikuti jenjang musabaqah di tiga bidang itu.

Baca Juga: 13 Prinsip Menghafal Al-Qur’an Seperti Rasulullah dan Para Sahabat

Saat kuliah, dia tidak membiarkan kesibukannya di kampus menggaggu kedekatannya dengan Al-Qur'an. Meski mendapat berbagai kesulitan saat membagi waktu dengan dunia akademik, namun dia sama sekali tak pernah surut semangat.

“Kalau kuliah di ITB, susah-susah gampang yak membagi waktu antara Qur’an dan akademik. Seenggaknya sesibuk apapun berusaha untuk tetap dengerin murottal, itu cara saya murajaah kalau lagi sibuk,” kata Muzammil.

Tak Berhenti Dalam Ilmu Qur'an

Muzammil berprinsip belajar agama harus dilakukan secara terus-menerus. Tidak boleh berhenti. Terlebih jika hidup di kota besar sebagai perantau. Banyak godaan sehingga harus terus menjaga iman.

“Ikhtiar saya itu, sesibuk apapun kuliah, mau ada deadline tugas, minimal sepekan sekali saya nyempetin ke taklim, ngisi ilmu agama,” kata Muzammil.

Baca Juga: Kunci Sukses Saihul Basyir Jadi Bintang Al-Quran, Hafal 30 Juz Sejak Kelas 6 SD

Saat di Bandung, Muzammil juga dipertemukan dengan guru Qur’an dari Timur Tengah. Dia talaqqi dan membenarkan bacaan pada guru tersebut. Dia menyebut guru Qur’an sangat penting bagi seorang Qari'.

“Alhamdulillah, waktu di Bandung saya ketemu dengan guru Qur’an saya, syekh dari Timur Tengah, tempat saya talaqqi, benerin baca Qur’an. Intinya tidak berhenti belajar,” pungkas Muzammil

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)