LANGIT7.ID - , Jakarta - Memasuki Agustus 2022, ada
fenomena langit istimewa, yakni
supermoon atau purnama terakhir di tahun ini. Supermoon akan bisa disaksikan pada 12 Agustus 2022, pukul 01.36 WIB di mana posisi bulan akan berada di titik terdekat dengan bumi.
Fenomena supermoon Agustus sering juga disebut dengan istilah Sturgeon Moon. Sturgeon merupakan spesies air tawar yang banyak ditemukan di danau dan paling mudah ditangkap setiap
Agustus.
Baca juga: Fenomena Langka Komet Melintasi Bumi, Ini PenampakannyaMelansir dari Sicence Focus, Senin (8/8/2022) saat Bulan terbit akan mengimbangi Saturnus di langit dengan Vesta (asteroid paling terang di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter) yang berkeliaran di dekatnya.
Supermoon terjadi ketika
purnama ada di jarak terdekat dengan bumi dalam orbitnya atau dikenal sebagai perigee. Menurut ahli gerhana dari astrofisikawan NASA, Fred Espanak, supermoon merupakan Bulan purnama 90 persen dari pendekatan terdekatnya ke Bumi.
Jika tinggal di daerah yang banyak pohon atau gedung menghalangi pandang ke langit, Anda harus menunggu sedikit lebih lama hingga Bulan naik lebih tinggi.
Fenomena supermoon berbarengan dengan
hujan meteor Perseid. Ini merupakan hujan meteor paling terang yang puncaknya ada pada 9 hingga 13 Agustus 2022.
Baca juga: Asal-Usul Penamaan Ramadhan, Antara Terik Matahari dan Sejuknya HujanHujan meteor Perseid jatuh sekitar 60 hingga 100 meteor per jam yang terlihat di langit gelap. Sayangnya, pada saat hujan meteor Perseid terjadi, bulan juga sedang dalam fase penuh atau supermoon sehingga adanya polusi cahaya besar.
(est)