LANGIT7.ID, Jakarta - Polemik kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS)
Nancy Pelosi ke Taiwan belum juga surut. Setelah China, kini Rusia turut mengecam kunjungan 'mengerikan' Pelosi ke Taiwan.
Politisi
Rusia yang juga sekutu Presiden Vladimir Putin, Aleksey Zhuravlyov berharap China menembak jatuh pesawat yang membawa rombongan Nancy Pelosi ke Taiwan. Menurutnya, jika China melakukan hal itu, maka akan membuka 'front kedua' dalam konflik Putin dengan Barat.
Baca Juga: Nancy Pelosi Bakal Kena Sanksi dari China, Imbas Kunjungan ke Taiwan"Akan penting bagi kami jika pesawat ini dicegat atau ditembak jatuh. Bagi kami, membuka front kedua itu bagus. Tidak peduli bagaimana situasi dengan pulau (Taiwan) berkembang, kami tetap akan menang," kata Zhuravlyov, seperti dilansir Daily Mirror, Senin (8/8/2022).
Pemimpin partai politik nasionalis Rodina itu mengklaim hanya Rusia yang dapat melawan
AS. "Seluruh dunia memahami bahwa satu-satunya negara yang dapat melawan AS adalah Rusia," tambah Zhuravlyov.
Seperti diketahui, Pelosi tiba di Bandara Songshan Taipei pada Selasa (2/8) malam dan disambut Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu. Kunjungan ini bersejarah lantaran Pelosi menjadi pejabat tertinggi AS pertama yang mengunjungi
Taiwan selama 25 tahun terakhir.
Baca Juga: Kemlu RI: 300 Ribu WNI di Taiwan Dalam Kondisi AmanNamun, kunjungan Pelosi membuat China murka lantaran berpotensi memicu eskalasi hubungan antara AS-China dan China-Taiwan. China menganggap Taiwan sebagai provinsi yang sudah memisahkan diri, sementara Taipei tetap bersikeras pada kemerdekaannya sejak 1949.
Atas hal tersebut, militer China meluncurkan serangkaian aksi militer yang ditargetkan sebagai tanggapan atas kunjungan Pelosi ke Taiwan, yang ditandai dengan serangkaian latihan militer di perairan sekitar pulau itu. Adapun latihan militer China bakal digelar selama tiga hari berturut-turut (4-7 Agustus) dengan tembakan langsung di sisi utara, timur laut, barat laut, timur, selatan, dan barat daya, total 6 wilayah perairan dan wilayah udara Taiwan.
China juga dikabarkan bakal memberikan sanksi untuk Pelosi dan keluarganya. Wakil Menteri Luar Negeri China, Deng Li mengatakan pihaknya akan melakukan segala hal dengan semua konsekuensinya untuk mempertahankan integritas wilayahnya. Kendati demikian, Deng tidak menjelaskan sanksi seperti apa yang akan dijatuhkan Beijing kepada Nancy Pelosi.
Baca Juga:
Taiwan Dibayangi Ancaman Militer China, Minta Dukungan Indonesia
Polemik Nancy Pelosi ke Taiwan, Indonesia Tetap One-China Policy(asf)