LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah
China menjatuhkan sanksi kepada Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi usai lawatannya ke Taiwan beberapa hari lalu. Kunjungan Pelosi ke Taiwan membuat China murka lantaran memicu eskalasi hubungan antara AS-China dan China-Taiwan.
"Kunjungan Pelosi ke Taiwan adalah manipulasi politik yang terang-terangan serta pelanggaran mencolok dan serius terhadap kedaulatan serta integritas teritorial China. Menanggapi kolusi dan provokasi AS-Taiwan, serangan balasan China wajar saja," kata Wakil Menteri Luar Negeri China Deng Li, seperti dikutip dari
Reuters, Sabtu (6/8/2022).
Baca Juga: Kemlu RI: 300 Ribu WNI di Taiwan Dalam Kondisi AmanDeng mengatakan China akan melakukan semua hal dengan segala konsekuensinya untuk mempertahankan integritas wilayahnya. Meski demikian, Deng tidak menjelaskan sanksi seperti apa yang akan dijatuhkan Beijing kepada
Nancy Pelosi.
Seperti diketahui, Pelosi tiba di Bandara Songshan Taipei pada Selasa (2/8) malam dan disambut Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu. Kunjungan ini bersejarah lantaran Pelosi menjadi pejabat tertinggi
AS pertama yang mengunjungi Taiwan selama 25 tahun terakhir.
Namun, kunjungan Pelosi membuat China murka lantaran berpotensi memicu eskalasi hubungan antara AS-China dan China-Taiwan. China menganggap
Taiwan sebagai provinsi yang sudah memisahkan diri, sementara Taipei tetap bersikeras pada kemerdekaannya sejak 1949.
Beijing berulangkali memperingatkan AS agar tak melakukan lawatan ke Taiwan. Tetapi, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby menyebut bahwa Pelosi berhak pergi kemanapun dia mau.
Baca Juga: Taiwan Dibayangi Ancaman Militer China, Minta Dukungan IndonesiaAtas hal tersebut, militer China meluncurkan serangkaian aksi militer yang ditargetkan sebagai tanggapan atas kunjungan Pelosi ke Taiwan, yang ditandai dengan serangkaian latihan militer di perairan sekitar pulau itu. Adapun latihan militer China bakal digelar selama tiga hari berturut-turut (4-7 Agustus) dengan tembakan langsung di sisi utara, timur laut, barat laut, timur, selatan, dan barat daya, total 6 wilayah perairan dan wilayah udara Taiwan.
Pemerintah Taiwan mengutuk keras aksi serangan Militer China terkait kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi pada 2 Agustus lalu. Serangan militer China dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional serta membahayakan perdamaian dan stabilitas kawasan dan selat Taiwan.
"Saya dengan ini menyerukan kepada semua kalangan di Indonesia untuk mengutuk tindakan militer China yang merusak status quo Taiwan dan mengancam perdamaian dan stabilitas regional, serta menuntut China untuk segera menghentikan semua provokasi militer," ujar Perwakilan Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia (TOTO) John Chen dalam keterangan resmi yang diterima Langit7.id, Jumat (5/8/2022).
Baca Juga:
Polemik Nancy Pelosi ke Taiwan, Indonesia Tetap One-China Policy
Abaikan Kecaman China, Nancy Pelosi: AS Tak Akan Tinggalkan Taiwan(asf)