Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home global news detail berita

Pengamat: Pernikahan Beda Agama Rentan Konflik Rumah Tangga

fajar adhitya Jum'at, 12 Agustus 2022 - 17:45 WIB
Pengamat: Pernikahan Beda Agama Rentan Konflik Rumah Tangga
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pernikahan beda agama dapat memicu permasalahan yang mengganggu keharmonisan rumah tangga. Ahli Presiden dalam sidang gugatan Undang-Undang Pernikahan, Hairunas, mengatakan nikah beda agama menimbulkan banyak dampak negatif dari sisi psikologis.

Dalam sidang lanjutan pengujian materiil Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Hairunas menjelaskan keyakinan beragama adalah hak individu sebagai warga bernegara. Hak beragama pada hakikatnya tidak dapat dipaksakan, termasuk dalam hal pernikahan.

Baca Juga: Dispensasi Otoritas Keagamaan jadi Celah Pernikahan Beda Agama

Adapun konversi agama agar pernikahan legal, Hairunas menjelaskan, sebenarnya dapat melukai psikologis pasangan atau pengantin. Sebab, pernikahan beda agama tersebut dapat menciderai dan mengganggu kestabilan kerukunan keluarga dari kedua pihak, baik calon istri maupun calon suami.

Bahkan lebih konkret, Hairunas melihat berdasar sisi psikoterapi dan kesehatan mental, pelaku pernikahan beda agama cenderung sulit berinteraksi dalam keluarga. Terlebih lagi jika keduanya memiliki anak.

"Karena akan mendapati pilihan berat untuk mengikuti salah satu agama yang dianut orang tuanya. Terlebih lagi, pilihan dilematis ini akan berlanjut terus-menerus," katanya dilansir laman resmi Mahkamah Konstitusi, Jumat (12/8/2022).

Baca Juga: DDII: HAM Tak Bisa jadi Landasan Pernikahan Beda Agama

Hairunas juga mengatakan seseorang dapat dikatakan sehat secara mental ketika sejahtera secara psikologis, emosional, maupun sosial. Selain itu, kesehatan mental tersebut berpengaruh terhadap cara seseorang berpikir, merasakan, bertindak, membuat keputusan, dan berinteraksi dengan orang lain.

Menurutnya, dari sisi agama manapun, secara teologis, ritualistis, dan normatis akan memiliki perbedaan yang terpaut jauh. Karenanya perilaku beragama di antara pasangan yang berbeda keyakinan dapat menimbulkan sengketa hati dan pikiran. "Sehingga rentan pada perpecahan dan keresahan mendalam dari kedua belah pihak," ujar Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau ini.

Baca Juga:

Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 221: Larangan Nikah Beda Agama

Aila: Pernikahan Beda Agama Ancam Ketahanan Keluarga


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)