LANGIT7.ID, Jakarta - Ada beberapa fakta dan mitos seputar
ibu menyusui. Hal ini mesti dipahami, sehingga kaum ibu tak sampai kekurangan asupan gizi dan merepotkan diri sendiri.
Air susu ibu (ASI) penting untuk bayi selama masa pertumbuhannya. Beberapa hal dianggap
fakta dan mitos ibu menyusui, sehingga membingungkan mereka.
Ibu menyusui harus tahu fakta dan mitos tersebut. Berikut cek fakta yang disajikan Langit7 dair Konselor ASI RSA UGM, Leilya Elvizahro.
Baca Juga: Ibu Menyusui Bisa Puasa, Ini Cara supaya ASI Tetap LancarMitos1. Konsumsi ikanAda yang menyebutkan, ibu menyusui pantang untuk makan ikan karena akan menyebabkan ASI menjadi amis. Ini masuk ke dalam mitos.
"ASI secara umum tidak memiliki aroma, artinya makanan yang dikonsumsi sang ibu tidak mempengaruhi aroma ASI yang dihasilkan," katanya.
Sebaliknya, mengonsumsi ikan dianjurkan bagi ibu menyusui. Sebab, ikan mengandung protein dan asam lemak yang dibutuhkan oleh ibu dan bayi.
2. Minum kopiIbu pantang minum kopi juga termasuk ke dalam mitos. Leilya mengatakan, secara umum para ibu menyusui aman untuk mengonsumsi kopi.
"Namun dibatasi, yaitu tidak lebih dari 300 miligram per hari atau hanya setara 2 cangkir kopi," jelasnya.
3. Minum susuIbu menyusui harus minum susu agar ASI cepat keluar juga masuk ke dalam mitos. Susu bukanlah satu-satunya sumber kalsium, melainkan juga beberapa sayuran dan bahan makanan seperti brokoli, bayam, ikan teri, dan telur.
4. Minum esIbu menyusui tidak boleh minum es karena akan membuat ASI dingin dan menyebabkan bayi menjadi pilek. Ini adalah mitos, karena ketika makanan dan minuman masuk ke lambung akan mengalami penyesuaian suhu.
"Sehingga, suhu dan makanan dan minuman tidak punya pengaruh kepada ASI yang dihasilkan oleh para ibu," jelasnya.
Fakta1. Cepat lapar dan hausLeilya menyebutkan, ibu menyusui akan merasa cepat lapar dan haus ketika sedang menyusui adalah fakta. Pasalnya, menyusui membutuhkan banyak kalori sehingga membuat ibu cepat lapar.
"ASI yang juga berbentuk cairan menyebabkan ibu cepat haus. Itu karena ada cairan yang keluar dari tubuh, tubuh pun akan reflek meminta penggantinya (sensasi haus). Untuk itu, ibu menyusui boleh sediakan minum, makan snack, atau meminta para suami untuk menyuapkan makanan,” katanya.
2. Makan sayur hijauFakta lainnya adalah memakan sayur hijau bisa memperlancar ASI. Daun hijau ini bisa berupa daun kelor, bayam, dan katuk.
"Penelitian menunjukkan efek daun katuk dan daun papaya, dan lain sebagainya sebagian besar memperlihatkan pengaruh signifikan terhadap produksi ASI. Jadi, menurut hemat saya boleh-boleh saja mengonsumsi daun-daun atau sayuran hijau tersebut,” tambah Leilya.
(bal)