LANGIT7.ID - , Jakarta - Langkah
Manchester City melarang penggemarnya membawa
tabir surya ke Stadion Etihad mendapat kritik keras dari badan amal kanker kulit
Diketahui, tim support City menanggapi pertanyaan fans di mana suhu mencapai 31 derajat Celcius saat akan melawan Bournemooth pada Liga Premier, Sabtu (13/8/2022) lalu.
Melalui akun Twitter, tim support City mengatakan: "Krim tabir surya tidak akan diizinkan masuk ke
stadion".
Baca juga: Brentford Permak Manchester United 4-0, De Gea Terima Kesalahan"Kami menyarankan para pendukung untuk menerapkan ini sebelum datang dan membawa topi dan air," lanjut akun tersebut.
Organisasi melanoma terkemuka di Inggris, Melanoma UK, mencap kebijakan City tersebut sebagai sesuatu yang "mengecewakan" dan "sangat mengkhawatirkan".
Dikatakan: "Benarkah? Anda tidak akan mengizinkan tabir surya masuk ke stadion? Apa penjelasannya?
"Anda harus menyadari peningkatan
kanker kulit dan bahaya UVA & UVB? Bukan untuk mengkritik, tetapi ini sangat mengkhawatirkan. Senang bekerja sama dengan Anda dalam kesadaran. Banyak pesepakbola menderita melanoma".
"Tim Support Anda salah. Anda tidak dapat mengharapkan stadion yang penuh dengan fans (banyak dari mereka anak-anak) tidak membawa tabir surya.
"Bantu lindungi mereka - hubungkan dengan seseorang yang dapat menyediakan tabir surya di dalam stadion. Ini sangat mengecewakan." jawab Melanoma UK.
Baca juga: Banyak Terserang Melanoma, Pakar Imbau Pria Kenakan Tabir SuryaMenanggapi tudingan tersebut, City pun mengkonfirmasi bahwa membawa krim tabir surya diizinkan. Terkait pernyataan melalui Twitter pada Sabtu lalu, City mengatakan sebagai kesalahan administratif.
"Manchester City mengkonfirmasi bahwa para pendukung diizinkan membawa krim matahari ke Stadion Etihad pada pertandingan Sabtu," kata klub City, seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (15/8/2022).
"Tweet yang dipermasalahkan, yang diterbitkan sebagai jawaban atas pertanyaan di akun twitter matchday Klub tidak benar. Kami ingin meminta maaf kepada para pendukung atas kesalahan administratif ini. Kesehatan dan keselamatan pendukung adalah prioritas kami dan kami akan memastikan bahwa proses internal ditinjau setelah masalah ini".
Baca juga: Ini Kriteria Sunscreen yang Cocok untuk Kulit Indonesia dari Dermatologis(est)