LANGIT7.ID, Jakarta - Pengerjaan proyek pengalihan jalan membuat pedagang kaki lima (PKL) yang berada di ruas Jalan Karet H Abdul Jalil, Karet Tengsin, Jakarta Pusat harus mengungsi sementara di kawasan Masjid Al-I'tisham.
Relokasi tersebut dilakukan Pemda Jakarta Pusat dengan meminta izin ke pihak Masjid Al-I'tisham untuk lahan bagi para pedagang di dalam area masjid. Pihak masjid pun tak segan membantu, bahkan listrik dan air digratiskan bagi para pedagang.
"Satu-satunya lahan hanya ada di sini, saya cuma membantu, kita hanya membantu air sama listrik tapi dengan perjanjian selama enam bulan," kata Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-I'tisham, Haji Ali Akbar saat ditemui
Langit7, Selasa (16/8/2022).
Masjid Al-I'tisham dibangun di atas luas tanah sebesar 4.000 meter persegi. Masjid ini dapat menampung puluhan PKL di dalam area masjid.
Baca Juga: Beragama dan Berbangsa Merupakan Satu KesatuanKebaikan dari pihak masjid tak hanya berhenti sampai di situ. Bahkan Masjid Al-I'tisham pun rutin menyantuni yatim dan dhuafa setiap bulannya dengan jumlah sebanyak 80 orang serta mengadakan Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) gratis bagi yatim dan dhuafa.
"Santunan yatim dan dhuafa rutin setiap bulan pekan ketiga terus anak-anak TPQ kami gratiskan yang yatim-dhuafa," ujar Haji Ali.
"Jadi subsidi silang nggak semua digratisin. Kalau yang mampu, bayar seikhlasnya, karena kita buat beli buku," imbuhnya.
Kedarmawanan sang pemilik masjid patut dicontoh bagi kaum mukmin dalam berbagi kebaikan tanpa pamrih. Tak heran mengapa banyak donatur berdatangan untuk menghibahkan sebagian harta mereka ke Masjid Al-I'tisham.
"Alhamdulillah selama ini ada saja hamba Allah yang memberi sumbangan ke masjid dari mana-mana," ucap Haji Ali.
Baca Juga: Fatwa MUI: Praktik Dukun Haram, Membawa ke Kemusyrikan(zhd)