LANGIT7.ID, Moskow - Rusia dihantam kasus Covid-19 varian Delta yang diketahui sangat menular. Selama beberapa pekan terakhir, beberapa kota seperti Saint Petersburg dan Moskow mengalami lonjakan kasus Covid-19.
Seperti dilansir kantor berita
AFP, Kamis (1/7/2021), melonjaknya kasus infeksi Covid-19 di Rusia juga diikuti dengan bertambahnya angka kematian harian. Dalam 24 jam terakhir, Rusia mencatat 672 kematian.
Angka tersebut menjadi rekor baru kematian harian yang terjadi di Rusia dalam tiga hari berturut-turut setelah sebelumnya mencatat 652 kematian pada Selasa (29/6/2021) dan 669 kematian Rabu (30/6/2021).
Sejauh ini, Rusia mengonfirmasi 5.451.291 kasus Covid-19 dengan angka kematian 133.282. Namun, banyak kalangan meragukan angka kematian tersebut dan meyakini jumlahnya lebih dari 475.000 kematian.
Seperti diketahui, ledakan kasus Covid-19 di Rusia terjadi sejak pertengahan Juni lalu. Hal itu disebabkan oleh penyebaran varian Delta yang pertama kali muncul di India.
Dua kota di Rusia yakni Moskow dan Saint Petersburg mengalami lonjakan kasus Covid-19 varian Delta. Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin, mengatakan bahwa Covid-19 varian Delta menyumbang 90 persen kasus terbanyak di wilayah ibu kota.
Guna meredam penyebaran lebih luas lagi, Sobyanin meminta kepada para pelaku bisnis untuk merumahkan 30 persen karyawannya. Restoran juga hanya mengizinkan bagi pelanggan yang sudah divaksin.
Tak hanya di Moskow, Saint Petersburg juga mengalami hal serupa. Tuan rumah Piala Eropa 2020 itu mencatat 107 kematian akibat Covid-19.
Lambatnya penanganan pemerintah setempat dan buruknya laju vaksinasi menjadi salah satu pemicu meledaknya kasus Covid-19 di Rusia. Terlebih, warga Rusia sangat skeptis terhadap vaksin Covid-19, khususnya buatan negeri sendiri.
(asf)