LANGIT7.ID–Jakarta; Rusia menyambut positif kabar gencatan senjata antara Iran dan Israel, usai kedua pihak dan Presiden AS Donald Trump mengumumkan penghentian serangan.
“Kalau memang benar sudah tercapai gencatan senjata, tentu itu sangat kami sambut baik,” kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, kepada wartawan, sambil menambahkan bahwa Moskow berharap “gencatan senjata ini bisa bertahan lama.”
Moskow memang jadi pendukung utama Teheran, tapi mereka tak sepenuhnya membela Iran saat AS melancarkan serangan ke fasilitas nuklir negara itu akhir pekan lalu.
Baca juga: Bisakah Gencatan Senjata Israel-Iran Bertahan Lama? Banyak Tanda Tanya Usai Pengumuman TrumpSaat ditanya soal tudingan bahwa Rusia cuma memberi dukungan simbolik buat Iran, Peskov membantah. Ia bilang banyak pihak yang justru ingin memprovokasi situasi dan merusak hubungan antara Moskow dan Teheran.
Presiden Rusia Vladimir Putin sendiri belum mengumumkan dukungan konkret buat sekutunya itu, meskipun Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, langsung terbang ke Moskow sehari setelah serangan AS.
Dalam pertemuan dengan Araghchi, Putin mengecam serangan terhadap Iran sebagai aksi yang “tidak beralasan” dan “tidak bisa dibenarkan.” Meski tak secara langsung menyebut Amerika Serikat, Putin menyatakan bahwa Rusia “sedang berusaha membantu rakyat Iran,” walau tidak dijelaskan lebih lanjut bentuk bantuannya.
(lam)