Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home masjid detail berita

4 Syafaat Bagi yang Senantiasa Membaca Al-Aqur'an

hasanah syakim Sabtu, 20 Agustus 2022 - 14:31 WIB
4 Syafaat Bagi yang Senantiasa Membaca Al-Aqur'an
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Al-Qur’an diturunkan Allah Ta'ala sebagai penyempurna kitab-kitab Allah yang diturunkan sebelumnya, yakni Taurat, Zabur, dan Injil. Al-Qur’an juga turun sebagai mukjizat terbesar yang diterima oleh Rasulullah Saw secara bertahap, selama 22 tahun, 2 bulan, dan 22 hari.

Allah Ta'ala menjanjikan kepada umatNya bahwa Al-Qur’an akan memberikan syafaat atau pertolongan kepada hambaNya di hari kiamat, secara nyata dan tidak terbantahkan. Ada beberapa bentuk syafaat Al-Qur’an di akhirat, bagi mereka yang senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dan tuntunan ketika di dunia.

Dari Abu Umamah al-Bahili, Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam bersabda:

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِه

Artinya: “Bacalah Al-Qur’an, maka sesungguhnya ia akan datang dihari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya.” (HR Muslim).

Baca Juga: Tips Khusyuk saat Salat, Begini Saran Ustadz Hanan Attaki

Hadis sahih sebagaimana diriwayatkan Imam Muslim ini memerintahakan agar umat Islam menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan utama sehari-hari. Jika semasa hidup selalu menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan dalam keseharian, maka kelak di akhirat Al-Qur’an akan menjadi sahabat.

Menjaga kelestarian Al-Qur’an dengan selalu membaca, dan berpegang teguh dengan apa yang menjadi isi kandungannya, sehingga Al-Qur’an akan menjaga mereka dengan syafaat atau di hari akhir. Meski sebagian ulama mendaifkan beberapa hadits berikut, namun dapat dijadikan motivasi agar sahabat Langit7 semakin dekat dengan Al-Qur'an.

Berikut beberapa bentuk syafaat Al-Qur’an di akhirat bagi umat muslim yang menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat ketika di dunia, antara lain:

1. Al-Qur’an Menjadi Pelindung dari Siksa Kubur

Al-Qur’an akan melindungi pembacanya dari siksa kubur, hal itu dijelaskan dalam sebuah riwayat dari Amru bin Murrah. Dia meriwayatkan bahwa ketika manusia masuk ke alam kubur, kemudian akan muncul semburan api sebagai siksa kubur yang menghancurkannya dari berbagai arah, maka Al-Qur’an datang sebagai penolong.

2. Syafaat bagi 10 Anggota Keluarga

Bagi setiap orang yang berusaha menjadikan Al-Qur’an sahabat karib saat di dunia, hal tersebut akan memberikan pengaruh positif bagi 10 anggota keluarga muslim meskipun telah ditetapkan sebagai penghuni neraka. Dari Ali bin Abi Thalib RA, Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam bersabda:

مَن قَرأ القُرانَ فَاستَظهَرَه فَحَلٌ حَلآلَه وَحَرٌمَ حَرَامَهُ اَدخَلَهُ اللٌهُ الجَنٌةَ وَشَفٌعَه فيِ عَشَرةَ مِن اَهلِ بَيِته كُلٌهٌم قَد وَجبت لَهُ النٌارُ

Artinya: “Siapa saja yang membaca Al-Qur’an, lantas dia menghafalnya dan menjaganya, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga, dan menjadikannya dapat memberikan syafaat kepada 10 orang dari kalangan keluarganya meskipun semuanya telah ditetapkan masuk ke neraka.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).

3. Mahkota Bagi Orang Tua

Mengenalkan Allah beserta Rasul-Nya, dan mengajarkan Al-Qur’an menjadi kewajiban orang tua terhadap anak-anaknya. Ketika orang tua memiliki kemampuan dalam membaca Al-Qur’an maka wajib mengajarkan kepada anak-anaknya, serta membimbingnya bersahabat dengan Al-Qur’an.

Jika orang tua tidak memilki kemahiran dalam membaca Al-Qur’an, orang tua diwajibkan untuk menitipkan anak-anaknya kepada lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pembelajaran baca tulis Al-Qur’an, karena orang tua memiliki kewajiban mutlak untuk mengenalkan Al-Qur’an kepada anak-anaknya.

4. Penentu Derajat di Surga

Al-Qur’an sebagai penentu derajat seseorang ketika di surga, membaca setiap ayat dalam Al-Qur’an ibarat anak tangga yang mengantarkan pembacanya kepada tempat tertinggi di sisi Allah Ta'ala. Keindahan lantunan ayat al-Qur’an yang selalu dibaca, akan mengundang perhatian dan kerinduan untuk didengaarkan kembali di surga.

Hal tersebut menjadikan Allah Taala memerintahkan agar pembaca Al-Qur’an untuk naik ke tangga kemuliaan, hingga anak tangga yang sesuai dengan akhir ayat yang dibaca ketika di dunia.

Dengan begitu, semakin tinggi ayat yang dibaca, semakin tinggi pula anak-anak tangga kemuliaan yang dinaikinya. Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam pernah bersabda:

يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ: اقْرَأْ وَارْتَقِ، وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِي الدُّنْيَا، فَإِنَّ مَنْزِلَتَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَأُ هَا

Artinya: “Dikatakan kepada sahabat Al-Qur’an, ‘Bacalah, naiklah, bacalah dengan tartil sebagaimana enkau membaca dengan tartil di dunia, karena sesungguhnya derajatmu (di surga) menurut akhir ayat yang engkau baca.”

Baca Juga: Siksa Kucing Undang Murka Allah, Sayangi Kucing Dapat RahmatNya

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)