Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 19 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Mitos Rezeki Dipatok Ayam, Ini Anjuran Bangun Pagi dalam Islam

mahmuda attar hussein Jum'at, 02 September 2022 - 06:30 WIB
Mitos Rezeki Dipatok Ayam, Ini Anjuran Bangun Pagi dalam Islam
Ilustrasi bangun siang sehingga rezeki dipatok ayam. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Mitos rezeki dipatok ayam sudah santer di telinga masyarakat Indonesia sejak lama. Namun hal tersebut memiliki korelasi dengan anjuran bangun pagi dalam Islam.

Orang tua dulu sebenarnya membuat perumpaan mengenai keutamaan bangun pagi untuk salat Subuh. Jangan sampai bangun siang dan melalaikan rangkaian ibadah pagi, termasuk salat wajib.

"Lalu lebih dulu mana yang bangun pagi, Anda sebagai manusia yang diberikan akal atau ayam?" kata Ustadz Adi Hidayat dalam potongan ceramahnya dikutip Jumat (2/9/2022).

Baca Juga: Hukum Meninggalkan Shalat Subuh Akibat Kelelahan Bekerja

Keutamaan bangun pagi juga dikuatkan dalam sebuah hadis dari ari Shakhr bin Wada’ah al-Ghamidi, Nabi SAW berdoa: "Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya." (HR at-Tirmidzi, Abu Dawud).

Mitos rezeki dipatok ayam tak bisa dianggap sebagai perkataan orang-orang dahulu saja. Sebab Islam sudah memerintahkan umatnya bangun pagi lewat salat.

Belum lagi sejumlah keutamaan di pagi hari, seperti sedekah subuh, dzikir pagi, sampai-sampai bekerja pun dimulai saat pagi hari.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 19 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:50
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)