LANGIT7.ID, Jakarta - Ada tips ajarkan anak
berinvestasi sejak dini. Cara ini bertujuan agar si buah hati kelak bisa mengelola keuangan dengan baik dan memiliki tabungan masa depan.
Suatu pemahaman yang keliru bila
investasi baru dipelajari ketika usia matang atau setelah pensiun. Sebab usia yang sudah tidak produktif membuat investasi tidak maksimal.
Orangtua mesti mengedukasi anak sejak dini untuk belajar berinvestasi. Berikut tips ajarkan anak berinvestasi dilansir entrepreneur.com:
1. GimAda banyak gim, baik konsol maupun online dengan konsep keuangan, atau yang lebih konvensional seperti monopoli. Dengan kebiasaan anak-anak yang suka bermain gim, maka orang tua bisa memanfaatkan hal ini.
Atau bisa juga mengajarkan anak untuk menginvestasikan uang tabungan mereka kepada orang tuanya. Beri mereka tugas untuk diselesaikan, dengan hadiah bahwa uang mereka akan bertambah ketika mampu menyelesaikan tugas tersebut.
Nah, setelah itu Sahabat bisa membelikan mereka sebuah perangkat gim atau gadget ketika uang investasinya sudah mencapai nilai yang diinginkan.
2. MenabungInvestasi tidak lepas dari kebiasaan menabung. Itu karena konsep investasi dan menabung yang tak jauh berbeda.
Ajarkan anak untuk lebih hemat dan menyisihkan uangnya. Sehingga ketika uang tabungan sudah mencapai nilai tertentu bisa berikan mereka apresiasi dengan memanfaatkan uang tabungan itu untuk membeli apa yang mereka butuhkan.
Jadibdaripada langsung membelikan mereka mainan, orang tua bisa mengajarkan mereka mengelola keuangannya. Sehingga mereka terlatih untuk memanfaatkan uang kepada instrumen yang lebih baik.
3. IlustrasiBerinvestasi bisa jadi agak sulit dipahami oleh kebanyakan anak. Nah, sebuah ilustrasi bisa dihadirkan untuk membuat mereka lebih mudah paham.
Ilustrasi ini busa berupa grafik ringan yang lebih mudah dipahami. Atau orang tua juga bisa membuat gambar sederhana dengan karakter kartun tertentu, dan buat karakter ini berada pada situasi investasi.
4. Uang sakuSeperti disebutkan diawal, anak-anak bisa dilatih berinvestasi dengan memanfaatkan uang mereka sesungguhnya. Tentu saja mereka bisa mengumpulkankan uang itu dari uang saku yang diberikan orang tuanya.
Jangan lupa untuk memberikan mereka sedikit uang tambahan sebagai bentuk apresiasi. Terutama ketika mereka berhasil menuntaskan tanggung jawabnya, baik dari sekolah maupun di rumah.
5. Rekening AnakBeberapa perbankan saat ini sudah memiliki produk rekening anak yang bisa Sahabat manfaatkan. Rekening anak ini bisa dilakukan sejak usia 12 tahun.
Walaupun ada syarat dan ketentuan berlaku, tetapi rekening anak ini bisa dimanfaatkan oleh orang tua untuk melatih anak-anak perihal keuangan. Terutama berhemat dan mengarahkan uang tabungan mereka kepada hal yang lebih bermanfaat.
(bal)