LANGIT7.ID, Jakarta - Mendiang
Ratu Elizabeth II sempat dirumorkan keturunan Nabi Muhammad SAW. Kabar ini disampaikan seorang sejarawan asal Maroko, Abdelhamid al-Aouni pada 2018 lalu.
Informasi tersebut sempat tersiar di Inggris lewat The Daily Mail dan The Daily Express. Berita mengenai nasab Ratu Elizabeth II tersambung dengan
Rasulullah SAW juga beredar di Timur Tengah, termasuk Al Ousboue di Maroko.
"Abdelhamid al-Aouni yang juga penulis Al Ousboue meyakini ada hubungan darah antara Ratu Elizabeth II dan
Nabi Muhammad SAW." tulis laman
History.com dikutip Jumat (9/9/2022).
Ratu Elizabeth II. (Foto: Al Jazeera).Nasab Ratu Elizabeth II tersambung dengan Nabi Muhammad SAW ini awalnya digaungkan ahli silsilah bangsawan Inggris, Harold B. Brooks-Baker. Dia menyatakan ini kepada Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher pada 1986.
Baca Juga: Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia di Usia 96 TahunBrooks-Baker mengatakan bahwa nasab ini tersambung dari selir Raja Leon, Alfonso VI, Zaida. Perempuan itu merupakan seorang muslim yang keluar dari Islam dan masuk Kristen pada abad ke-11.
Hal ini pun dibenarkan juga oleh al-Aouni. Dia dan Brooks-Baker sama-sama menitikberatkan bahwa Zaida, putri Abenabeth Ibn Abbad, Raja Sevilla menjadi penyambung antara Ratu Elizabeth II dan Rasulullah SAW.
Ilustrasi Zaida, putri dari Raja Sevilla. (Foto: Pinteres.com).Sebab hanya melalui Zaida lah sang raja mendapatkan keturunan. Tapi melansir History.com, belum ada catatan yang jelas mengenai benar atau tidaknya bahwa Zaida memiliki silsilah langsung keturunan Nabi Muhammad SAW.
Jurnalis Inggris-Amerika sekaligus penulis buku tentang Islam,
The First Muslim: The Story of Muhammad, Lesley Hazleton mengatakan, klaim soal Ratu Elizabeth II merupakan keturunan Nabi SAW merupakan pelintiran.
Ilustrasi silsilah Ratu Elizabeth II tersambung dengan Nabi Muhammad SAW. (Foto: Daily Mail).Baca Juga: Ratu Elizabeth II Wafat, Putra Sulung Naik Takhta Jadi Raja Charles III"Ini pelintiran antaragama yang bermaksud baik," kata Lesley Hazleton dikutip laman
english.alarabiya.net.
Menurut dia, cerita hubungan darah antara Ratu Elizabeth II dan Nabi Muhammad SAW hanya lah reaksi terhadap demonisasi Islam di Barat, terutama di Amerika Serikat. Harapannya agar sang Ratu bisa menghormati agama Islam.
"Apa yang masih belum terjawab adalah mengapa teori yang belum dikonfirmasi ini muncul sekarang (2018)," ujar Hazleton.
Sebelumnya Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada Kamis (8/9/2022) kemarin. Saat ini putra sulungnya, Pangeran Charles naik tahta menggantikan sang Ibunda, dan akan memerintah dengan nama Raja Charles III.
(bal)