LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 4 konsep manajemen dalam kandungan
surat Al-Fatihah. Manajemen yang dimaksud mencakup banyak konteks, seperti manajemen kerja, manajemen hidup, dan lainnya.
Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Pusat
Muhammadiyah Mohammad Damami Zein mengungkapkan, dari 7 ayat dalam surat Al-Fatihah, makna manajemen terkandung pada ayat 1-4.
“Management itu ilmu modern, jadi tidak bisa kita tinggalkan atau anggap sepele. Dalam ayat itu pula ada kandungan yang tersurat dan tersirat, maka kandungan ayat yang tersirat inilah yang perlu untuk kita pahami," katanya dalam potongan ceramahnya dikutip Kamis (15/9/2022).
Baca Juga: Tafsir Al Fatihah Ayat 6-7: Jalan yang Diridai dan Dimurkai AllahMelansir laman Muhammadiyah, berikut makna manajemen dalam ayat 1-4 pada surat Al-Fatihah:
1. PlanMenurutnya, konsep pertama terdapat pada ayat ke-1 surat Al-Fatihah, yaitu plan atau planning. Kalimat Bismillahirrahmanirrahim itu berupa perencanaan dalam hidup yang harus tetap terdapat nama Allah di dalamnya.
"Sebutan kata 'Rahman' merujuk pada rasa simpati. Sedangkan 'Rahim' lebih lebih kepada empatinya," jelas dia.
2. AktualSetelah berencana atau menyiapkan planning, maka selanjutnya yang harus dilaksanakan adalah aktual atau actuating. Hal ini terdapat dalam Q.S Al Fatihah ayat 2.
Di dalamnya terdapat kata "robbul" yaitu sifat rububiyah. Di mana Allah mempunyai sifat Menciptakan, Mengatur, Memelihara, Membina, Melayani, dan Melindungi.
3. MonitoringKonsep manajemen monitoring ini dilakukan dengan rasa simpati dan empati tadi. Sehingga mencegah sifat sombong yang akan muncul dari dalam diri manusia.
4. Evaluasi Ini berarti objektivasi untuk membuat seperti apa adanya. Artinya, evaluasi ini merupakan langkah pencegahan agar tidak terpengaruh pada cara pandang yang subjektif terhadap apa pun.
Dia menambahkan, manajemen Qurani ini perlu diterapkan oleh setiap masyarakat, khususnya umat Islam. Selain itu, juga perlu dijadikan sebagai gerakan kultural, yang perlu dibudayakan.
(bal)