LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua DPR RI,
Puan Maharani, bersyukur kondisi pandemi Covid-19 mulai membaik pasca Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut akhir pandemi sudah di depan mata. Puan meminta masyarakat untuk tetap waspada mengingat kondisi pandemi Covid-19 sulit diprediksi.
"Kita bersyukur saat ini kondisi pandemi Covid-19 sudah membaik, termasuk di Indonesia. Tapi kita tidak boleh jemawa, harus tetap waspada dalam menghadapi Covid-19 karena pandemi situasinya sulit diprediksi," kata Puan dalam keterangannya, dikutip Sabtu (17/9/2022).
Baca Juga: Kasus Menurun Drastis, WHO Isyaratkan Pandemi Covid-19 BerakhirPuan mengatakan keberhasilan penanganan
pandemi Covid-19 di Indonesia tidak boleh membuat semua pihak lengah. Upaya penanganan Covid-19 tidak bisa dikendorkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk munculnya varian baru hingga terjadinya lonjakan kasus.
"Jangan sampai kita lengah meski keadaan sekarang sudah lebih baik dari sebelumnya. Tapi kita tidak boleh berpuas diri dan harus selalu siap menghadapi situasi yang terburuk," ucapnya.
Politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu meminta pemerintah terus meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19, termasuk dosis ketiga atau
booster. Puan menilai pelaksanaan
vaksinasi booster belakangan ini mulai menurun.
Hingga akhir Agustus 2022, vaksinasi dosis ketiga di Indonesia baru menyasar 62,1 juta penduduk atau 23 persen dari total populasi di Indonesia. Puan meminta Pemerintah meningkatkan kerja sama dengan berbagai instansi maupun kelompok masyarakat untuk mempercepat target capaian vaksinasi
booster.
"Berdasarkan berbagai kajian, vaksinasi
booster efektif untuk melindungi warga dari keparahan dan kematian akibat Covid-19, termasuk bagi lansia. Vaksinasi
booster harus digenjot agar tingkat imunitas masyarakat terus terjaga, sehingga target 100 juta dosis pada akhir 2022 bisa tercapai," ujar legislator asal daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah V tersebut.
Baca Juga: Virus Corona Masih Ada, Ahli Sarankan Jangan Lepas MaskerTerkait
booster, Puan mendorong pemerintah yang ingin menggunakan vaksin buatan dalam negeri seperti Indovac dan vaksin Merah Putih. "Dengan menggunakan vaksin buatan anak bangsa, itu artinya kita juga mendukung industri vaksin nasional. DPR sepenuhnya memberikan dukungan," tutur eks Menko PMK tersebut.
Sebelumnya,
WHO mengisyaratkan berakhirnya pandemi Covid-19. Hal itu berdasarkan tren penurunan kasus penularan Covid-19 yang terjadi di beberapa negara.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengungkapkan aktivitas mingguan di bulan September 2022 berada pada level terendah sejak awal penyebaran Covid-19 pada Maret 2020. Secara global, jumlah kasus mingguan baru turun 28 persen selama September 2022.
"Pekan lalu, jumlah kematian mingguan yang dilaporkan akibat Covid-19 adalah yang terendah sejak Maret 2020. Kami tidak pernah berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengakhiri pandemi kami belum sampai di sana, tetapi akhir sudah di depan mata," ujar Tedros, dikutip dari
The Guardian, Jumat (15/9/2022).
Baca Juga:
Ini Upaya Pemerintah Cegah Penularan Covid-19 di Lingkungan Sekolah
Jokowi: Pandemi Ajarkan Indonesia Hadapi Banyak Guncangan
(asf)